Bersedekah tidak Harus Menunggu Kaya


• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Bersedekah tidak Harus Menunggu Kaya Oleh: Ustazah Syarifah Salma Husin Al-Kaff SPd

Waktu berlalu dengan begitu cepat, tanpa terasa rasanya baru kemarin kita memperingati Tahun Baru Hijriyah. Kita berpuasa 1 Muharam dan membaca doa awal tahun baru, dan sekarang Muharam sudah datang lagi mengunjungi kita, hadir dihadapan kita. Sambutlah bulan yang penuh barokah dan rahmat, karena begitu banyak suka dan dukanya karena hampir sepuluh kejadian lebih. Ia dinamakan bulan Asyura yang berarti sepuluh dalam bahasa Arab.

Namun, sebagaimana sunnatullah yang berlaku, kesenangan dan kesedihan adalah dua hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Tentu kita merasakannya. Jadi kita harus lebih banyak berbuat kebajikan (kebaikan) seperti yang diajakan oleh junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW dan juga telah diteruskan oleh salaf kita sampai sekarang yaitu para ulama terdahulu maupun yang sekarang seperti: (MORE…)

Advertisements

Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi SAW


Perjalanan Isra' Mi'raj Nabi SAW

Perjalanan Isra' Mi'raj Nabi SAW Pada malam kedua puluh tujuh (27) di bulan Rajab itu, dunia sudah sepi, para sahabat yang dapat dihitung dengan jari sudah terlena melepas lelah. Hanya langit yang luas dengan gumpalan awan yang jernih berlomba, berayun di atas lautan pasir disekitar Mekah. Bintang-bintang gemerlapan yang tak terbilang jumlahnya seakan-akan merayu jiwa Nabi yang lesu dan sedang menengadah ke hadapan Illahi Rabbi, ketika itu datanglah Malaikat Jibril didampingi Malaikat Mikail bersama malaikat-malaikat lainnya sebagai utusan pencipta-Nya untuk membelah dadanya. Kemudian segala isi rongga dada Nabi dicuci dengan air zam-zam. Dihilangkan dari dalam dadanya segala was-was diisi penuh dengan iman dan hikmah.

Setelah itu maka Rasulullah SAW merasakan perubahan dalam dirinya. Tidak ada rasa kesal, aman dan tentram berdendang rasa dalam hatinya. Kemudian disediakan baginya kendaraan yang bernama Buraq, kendaraan lebih cepat dari kilat yang kita ketahui sekarang. Nabi dibawa menuju ke Baitul Maqdis. Di sana Nabi SAW masuk ke masjid menunaikan shalat dua rekaat, dan ketika hendak keluar Nabi SAW ditemui oleh Jibril yang membawa dua buah bejana. Sebuah bejana berisi arak dan sebuah lagi berisi susu. Dengan mantap Nabi SAW memilih bejana yang berisi susu.

“Pilihanmu tepat wahai Muhammad, andaikan Tuan memilih bejana yang berisi arak, akan sesatlah umat tuan. Sungguh tuan ditunjukkan kearah fitra,” demikian Jibril berkata kepada Rasulullah SAW. Kemudian dengan kendaraan Buraq tadi Nabi bersama Jibril naik ke langit pertama, di sana Nabi SAW berjumpa dengan Bapak segala manusia, Adam AS. Kepada Jibril Nabi bertanya kenapa Adam AS jika menengok ke kanan tersenyum dan bila menengok ke kiri menangis, berurai airmata? “Ya Muhammad, disanalah ruh-ruh anak keturunan Adam, disebelah kirinya yang digolongkan dan diperuntukkan api neraka, dan yang disebelah kanan ialah para ahli surga,” jawab Jibril. Read more of this post

Korupsi Memupus Pahala Jihad


Korupsi Memupus Pahala Jihad

Korupsi Memupus Pahala Jihad

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Al-Qur’an Al-Ittifaqiah

Korupsi adalah sebuah kejahatan yang berdampak negatif yang sangat luas dalam kehidupan masyarakat. Terdapat beberapa ungkapan yang biasa digunakan untuk menggambarkan korupsi di antaranya ikhtilas yang berarti perampasan atau pencurian (Atabik Ali, 1996: 52) dan ghulul yang berarti khianat yang pengertian asalnya adalah mengambil sesuatu secara sembunyi-sembunyi (penggelapan, korupsi, pencurian). Allah SWT berfirman:

Korupsi Memupus Pahala Jihad

Artinya: “Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatinya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya,” (QS. Ali Imran: 161)

Minimal ada tiga unsur yang terdapat dalam kejahatan korupsi yaitu: Read more of this post

Kepemimpinan Menurut Islam


Kepemimpinan Menurut Islam

Kepemimpinan Menurut Islam Oleh: H Muhammad Taufik SAg

Para politisi mengatakan bahwa tahun adalah tahun politik. Di Palembang sendiri telah berlangsung pemilihan wali kota Palembang. Alhamdulillah berlangsung dengan aman dan lancar. Juni nanti pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan, semoga juga berjalan lancar, aman, dan sukses. Amin. Bagaimana pandangan Islam dalam memilih pemimpin, dan menilai pemimpin yang meminta jabatan?

————————————————–

Pemimpin serta kepemimpinan merupakan suatu kesatuan kata yang tidak dapat dipisahkan secara struktural maupun fungsional. Read more of this post

Keteladanan Nabi Ibrahim AS


Basmallah

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

LEMABANG 2008

“Siapakah yang lebih baik keagamaannya daripada orang yang menyerahkan dirinya secara ikhlas kepada Allah dibarengi dengan selalu melakukan perbuatan baik serta mengikuti agama (fatan) Ibrahim yang lurus dari Allah telah mengambil Ibrahim sebagai Hamba-Nya yang kasih.”

Nabi Ibrahim AS dilahirkan dalam sistem sosial yang opresif di bawah kekuasaan mutlak Raja Namrud yang didewa-dewakan. Rakyatnya harus tunduk dan patuh kepadanya, karena “kebenaran” itu hanya ada pada sang Raja.

Dalam pada itu rakyat masih dibebani kewajiban untuk memberikan sesaji kepada patung-patung dan berhala serta upacara-upacara ritual lainnya yang menyita waktu dan tenaga serta pantangan-pantangan yang membelenggu pikiran mereka. Read more of this post

%d bloggers like this: