Eksklusif: Warga Ulu Manfaatkan Sungai Kotor Untuk Kebutuhan Sehari-hari


Potret Kumuh Seberang Ulu Palembang

Eksklusif: Warga Ulu Manfaatkan Sungai Kotor Untuk Kebutuhan Sehari-hari
Seorang warga mandi di perairan sungai Musi, Palembang, Jumat (19/2/2016). Pemerintah kota Palembang harus lebih memperhatikan tempat kumuh di Kawasan Palembang. (tribunsumsel.com/Abriansyah Liberto)

PALEMBANG – Sungai Kedukan, yang terletak di Kelurahan 4-5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I masih menjadi andalan banyak warga sekitar.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mandi, tapi juga memenuhi kebutuhan lain diantaranya mencuci.

Sungai itu masih vital bagi kehidupan warga sekitar. Masih banyak warga menggantungkan sumber air dari sungai tersebut.

Terlebih bagi mereka yang hingga saat ini tidak mampu menyambung air bersih dari PDAM Tirta Musi.

Pantauan Koran Ini beberapa waktu lalu, banyak anak-anak dan orang dewasa beraktivitas di sungai itu. Mereka mandi dan mencuci.

Padahal sungai tersebut banyak sampahnya. Beraneka ragam sampah ada di sungai itu.

Kata seorang warga yang tinggal di sekitaran sungai, baru beberapa bulan ini ia menyambung instalasi air PDAM. Sedangkan selama ini ia dan keluarganya mandi di sungai tersebut.

“Selama ini mandi di sungai itu. Mau pasang air ledeng gak ada biaya jadi ya terpaksa. Demikian juga mereka yang mandi di sungai, sejak dulu memanfaatkan sungai ini,” kata Sutiono, warga tersebut.

Dia menyadari apabila air sungai tersebut tidak bersih. Sampah yang ada di sungai itu sebagai tanda apabila airnya tidak layak pakai. Dia juga menyadari membuang sampah juga sembarangan.

“Buang sampah ya di sungai atau di bawah rumah itulah,” katanya.

Memanfaatkan sungai sebagai tempat mandi dan mencuci juga masih dialami warga Palembang khususnya di Seberang Ulu.

Di Sungai-sungai kecil yang terhubung ke sungai Musi masih dimanfaatkan sebagian besar warga sekitaran untuk memenuhi kebutuhan air.

Sumber: Tribun Sumsel
Senin, 22 Februari 2016 11:12

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: