Tunggu Runtuh


Jembatan Gantung Rusak Berat

Tunggu Runtuh
Bukan Atraksi Sirkus: Seorang warga melintasi jembatan Air Semaye menggunakan sepeda motor dengan hati-hati. Tampak papan kayu yang digunakan sebagai lantai jembatan lepas sehingga mengancam keselamatan jiwa penggunanya.

* * * * * * * * * * * * * * *

MUARADUA – Lapuk dimakan usia dan diterpa cuaca, lantai jembatan gantung di Desa Galang Tinggi, Kecamatan Mekakau Ilir rusak berat. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama warga tiap dusun.

Rusaknya lantai jembatan mengakibatkan warga di dusun I,II, dan III kesulitan mengangkut hasil pertanian. Tak hanya itu, warga khawatir saat melintasi jembatan yang terancam runtuh.

Kepala Dusun I Desa Galang Tinggi, Lukman mengatakan, jembatan sepanjang 65 meter tersebut dibangun pada 2003 silam. Jembatan itu merupakan akses menuju tiga dusun yang dihuni lebih dari seribu warga.

“Itu jembatan Air Semaye satu-satunya menuju tiga dusun, tidak ada jembatan lain, dibangun tahun 2003 silam,” ungkapnya. Dikatakan, kerusakan jembatan sudah berlangsung sejak lama. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda bakal diperbaiki oleh pemerintah.

Selama ini, terangnya, warga secara swadaya memperbaiki jembatan dengan cara tambal sulam mengganti lantai dari kayu yang keropos dan rusak. “Saat ini kondisinya tidak memungkinkan lagi direhab ringan karena kasau-kasau penyangga lantai harus diganti total. Harus direhab berat,” ujarnya.

Warga sekitar, Budiman mengaku khawatir akan keselamatan saat melintas di jembatan yang menunggu runtuh lantaran lantainya sudah rapuh. Pasalnya, sewaktu-waktu lantai bisa saja patah saat dilalui.

“Kalau lantai itu jebol saat kita lalui, kita bisa jatuh ke dasar sungai,” cetusnya. Bukan hanya orang dewasa, lanjutnya, jembatan juga kerap dilintasi anak-anak sekolah.

Bahkan tak sedikit yang menyeberangi jembatan menggunakan sepeda motor. “Kita Khawatir, jika tak segera diperbaiki sewaktu-waktu jembatan itu bisa memakan korban jiwa,” tuturnya.

Sementara Kepala Desa Galang Tinggi Darwin mengakui kerusakan jembatan penghubung antara Desa Galang Tinggi dan dusun 1, 2, dan dusun 3 itu kondisinya cukup memprihatinkan.

Jembatan itu memang sudah sejak lama belum diperbaiki. “Selama ini kita lakukan tambal sulam jika ada lantai jembatan yang patah atau rusak,” bebernya.

Namun, saat ini kerusakan jembatan sudah sangat parah sehingga sulit untuk diperbaiki dengan sistem tambal sulam. “Perlu dilakukan perbaikan menyeluruh, demi keamanan masyarakat yang melintas,” ujar Darwin. Maka itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat membantu memperbaiki jembatan yang terbentang di atas Sungai Semaye itu. (dwa/vin/ce2)

Sumatera Ekspres, Minggu, 6 September 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: