Api Mendekati Kawasan Hutan Negara


Api Mendekati Kawasan Hutan Negara
Padamkan Api: Sejumlah warga mencoba memadamkan api yang membakar semak belukar di kawasan Jakabaring, tepatnya Desa Sungai Kedukan, Kacamatan Rambutan, Banyuasin. Kebakaran lahan itu mendekati slah satu perumahan warga di sana.

* * * * * * * * * * * * * * *

PALEMBANG – Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumsel terus meluas. Saat ini, api telah mendekati kawasan hutan negara (KHN) di daerah OKI dan perbatasan Pantai Timur. Jaraknya dari KHN sekitar 500 meter lagi.

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Sumsel, Sigit Wibowo, meminta agar aparat melakukan penindakan secara hukum para pelaku pembakaran hutan. “Ini sangat mengkhawatirkan. Bisa masuk kawasan hutan tersebut karena yang sudah terbakar sekarang semak belukarnya,” ungkapnya, kemarin.

Ada sekitar 5 ribu hektare KHN di OKI yang harus dilindungi, seperti di daerah Cempaka Gading dan lainnya. Sebenarnya, pada lima daerah yang rawan kebakaran hutan, punya KHN. Tapi, yang paling luas ada di OKI. “Kalau KHN sudah terbuka, negara akan rugi,” ucapnya. Sigit mengakui situasi di lapangan luar biasa. Contohnya di Muba yang titik apinya (hot spot) bersaing dengan OKI. Tapi, ia menilai kondisi di daerah Pantai Timur sudah relatif terkendali.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, H Yulizar Dinoto menambahkan, berbagai upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut.

Pihaknya juga sudah mengajukan kepada BNPB untuk menambah satu unit helikopter jenis Beli lagi. Izin operasional halikopter MI-18 juga secepatnya diurus. “Mudah-mudahan dua hari ke depan izinnya sudah keluar sehingga bisa segera dilakukan water bombing,” tuturnya.

Untuk mempercepat pemadaman, akan ada tambahan pengadaan racun api. Komandan Korem (Danrem) 004/Gapo, Kol Tri Winarno menambahkan, saat ini pihaknya menyiapkan 141 personel cadangan untuk membantu memadamkan asap di berbagai titik. Pasukan ini siap 24 jam jika diperlukan.

Menurutnya, bencana asap seperti ini memang tidak bisa dihilangkan karena setiap tahunnya selalu terjadi. “Tapi, kita berupaya memperkecil dampaknya dengan mengerahkan personel untuk menjaga daerah rawan kebakaran di Sumsel,” tandasnya. (Uni/ce4)

Sumatera Ekspres, Jumat, 4 Septembar 2015

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: