Serang Pilih Berangkat Siang


Serang Pilih Berangkat Siang
Sandar: Beberapa kapal tongkang memilih bersandar di pagi hari. Mereka baru melaut sekitar pukul 09.00 WIB untuk mengantisipasi kabut asap yang menyelimuti Banyuasin.

* * * * * * * * * * * * * * *

BANYUASIN – Aktivitas transportasi perairan Sungai Musi tepatnya di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin dalam sepekan terakhir cukup terganggu. Hal ini karena tebalnya kabut asap yang menghalangi pandangan serang. “Sudah satu minggu terakhir kami (serang kapal, red) memilih beroperasional pada siang hari,” ujar Rustam, serang kapal tongkang pengangkut material bangunan ketika ditemui koran ini, kemarin (25/8).

Kalau memaksakan diri untuk beroperasional pada pagi hari, para serang takut terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan lain sebagainya. “Karena jarak pandang lebih pendek. Jadi tidak dapat leluasa melihat kapal-kapal yang berada di depan. Maka dari itu, labih baik berangkat pada siang hari, yaitu sekitar pukul 10.00 WIB,” bebernya.

Kalau tidak ada kabut asap, biasanya para serang baik itu kapal tongkang, speed boat, dan kapal-kapal lainnya beroperasional sekitar pukul 07.00 WIB. Namun sekarang lebih siang untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Supriadi, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Banyuasin, mengimbau kepada operator kapal baik itu speed boat dan lain sebagainya, untuk berhati-hati saat beroperasional di perairan Sungai Musi. “Karena kabut asap sekarang tebal, dan berbahaya kalau memaksakan dirinya untuk beroperasional,” katanya.

Kalaupun ingin beroperasional, diharapkan memiliki klakson sebagai tanda kapal melintas dan lampu navigasi.

Kapolres Banyuasin, AKBP Julihan Muntaha SIK melalui Kasad Polairud Polres Banyuasin, AKP Suprawira mengatakan, saat ini jarak pandang di perairan Sungai Musi tepatnya di perairan Banyuasin cukup pendek.

“Di mana pada pagi yaitu dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB, jarak pandang hanya mencapai lima hingga delapan meter. Kemudian sore hari, yaitu sekitar pukul 17.00 WIB, kabut asap juga mulai tebal dan cukup berbahaya kalau berlayar,” tegasnya. Kepada serang kapal, dirinya mengimbau untuk berhati-hati karena kabut asap memang sangat tebal dan jarak pandang menjadi pendek. (qda/lia/ce5)

Sumatera Ekspres, Rabu, 26 Agustus 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: