Truk Melenggang di Siang Hari


Langgar Edaran Gubernur

Truk Melenggang di Siang Hari
Melintas: Meski sudah ada surat edaran truk angkutan kayu dilarang melintas di siang hari, sepertinya edaran Gubernur Sumsel ini tidak diindahkan. Para transportir membiarkan truk melintas tidak hanya satu atau dua truk, tetapi secara konvoi.

* * * * * * * * * * * * * * *

PRABUMULIH – Surat edaran Gubernur Sumsel tidak diindahkan truk angkutan kayu. Dalam edaran disebutkan angkutan tersebut hanya boleh melintas di jalan umum mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Namun, pantauan koran ini kemarin (28/8), sekitar pukul 07.00 WIB, truk melintasi jalanan umum.

Jumlahnya tidak hanya satu atau dua. Tetapi puluhan truk yang melintas secara berkonvoi. Kondisi tersebut terus berlaku hingga siang pukul 14.00 WIB. Melintasnya truk kayu menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat. “Waktu aku lagi mengantar anak aku sekolah, tiba-tiba sudah banyak truk kayu yang lewat. Padahal setahu aku sudah ada surat edaran dari gubernur batas waktu truk kayu itu boleh melintas,” ujar Doni Osmon (34), warga Jalan Krakatau, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Tanpa ada adangan dari petugas terkait, Doni mengatakan, konvoi truk logging bebas saja melintas di jalanan umum. “Jalanan tadi sempat macet di kawasan pasar. Biasanya ada petugas yang adang, tapi hari ini tidak ada,” tukas karyawan swasta tersebut.

Untuk itulah, pihaknya berharap instansi terkait segera bertindak. “Sebab cukup mengganggu aktivitas kami yang lagi padat,” terangnya. (kos/ce5)

Hindari Perusakan Warga
Melintasnya truk angkutan kayu ternyata kebijakan dari pihak kepolisian. Hal ini diungkapkan Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIK MTCP melalui Kasatlantas AKP Ferdinan. “Itu kebijakan yang kami keluarkan,” ujarnya.

Dikatakannya, hal tersebut dilakukan untk menghindari tindak perusakan truk angkutan barang yang dilakukan warga. “Ada beberapa kejadian truk melintas di malam hari dirusak oknum warga,” katanya.

Sementara itu, Humas PT Tanjung Enim Lestari (TEL), Suparno yang dihubungi via telepon mengatakan, pelanggaran yang dilakukan armada truk angkutan kayu bukanlah tanggung jawab pihaknya. Melainkan dari transportir rekanan perusahaan. “Kami belum tahu kondisi atau kebenarannya,” ujarnya.

Dikatakannya, jika ada pelanggaran itu murni dilakukan pihak transportir. “Aparat kepolisian ataupun Dinas Perhubungan bisa melakukan tindakan apabila memang ada pelanggaran lalu lintas yang dibuat,” pungkasnya. (kos/ce5)

Sumatera Ekspres, Selasa, 25 Agustus 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: