Kerugian Capai Rp 1,4 Miliar


Sembilan Rumah Terbakar

Kerugian Capai Rp 1,4 Miliar
Seorang bocah menyiramkan tanaman ke sisa puing rumah yang terbakar di OKU Selatan. (foto: Sumeks Cetak)
Kerugian Capai Rp 1,4 Miliar
Aparat Polsek Jejawi memasang police line di enam rumah yang terbakar di Talang Cempedak. (foto Sumeks cetak)

* * * * * * * * * *

Cobaan kembali di hadapi masyarakat di bulan suci Ramadhan ini. Tiga rumah panggung di Kabupaten OKU Selatan (OKUS) dan enam rumah di OKI, ludes dilalap si jago merah, Jumat (3/7). Kerugian yang diderita para korban ditaksir mencapai Rp 1,4 miliar.

Musibah kebakaran di OKUS, terjadi di Desa Penanggungan, Kecamatan Runjung Agung, sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu warga yang masih tidur, ada pula yang bersiap-siap memasak untuk santap sahur. Tiba-tiba terdengar suara teriakan kebakaran, di rumah Rusdi (50), Purwanto (31), dan Mursalin (53).

Menurut warga setempat, Komar, api pertama kali berasal dari rumah Purwanto. Hanya saja penyebabnya belum diketahui, baru dugaan korsleting listrik. “Tidak lama, kalau tidak salah hanya sekitar 30 menit api besar dan membumbung tinggi. Melahap tiga rumah itu,” kenangnya.

Api cepat membesar, karena rumah yang terbakar berupa panggung dari kayu. Dari rumah Purwanto, api menjalar ke rumah Rusdi dan Mursalin. Beruntung rumah Arman, tidak tersambar karena terhalang garasi mobil Rusdi. “Jika tidak ada garasi itu, tamat juga rumah di sebelahnya,” tukas Komar.

Warga lainnya, Sobiri menjelaskan, rumah Purwanto saat itu dalam keadaan kosong. Pemilik rumah bermalam di kebun, karena tengah panen kopi. “Rumah Mursalin hanya ditunggunya, rumah Rusdi hanya ada istrinya, Dahlia,” urainya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Penanggungan, Rudi Hartono, mengatakan api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. “Ada tiga mobil pemadam kebakaran yang datang dari Muaradua, Kisam Ilir dan Runjung Agung,” jelasnya.

Rudi masih bersyukur, dalam musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa. “Api saat itu benar-benar besar, kita kesulitan mendekat. Dari jalan saja, terasa panasnya sudah luar biasa. Untuk kerugian para korban, ditaksir mencapai Rp 700 juta,” katanya.

Kapolsek Buay Rujung, Ipda Herman, membenarkan pemilik rumah dari asal api, sedang pergi ke kebun. “Makanya sementara kuat dugaannya, karena arus pendek di rumah salah seorang warga,” singkatnya.

Di Kabupaten OKI, enam rumah yang terbakar di wilayah Desa Talang Cempedak, Kecamatan Jejawi, pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Masing-masimg milik Teguh, Ujang, (alm) Hanafiah, dan Majuna, (alm) Maulana dan Siti, Soleh, Yusuf, dan Tijung. Informasinya, api juga diduga akibat korsleting listrik dari rumah Ujang.

Cepat menjalar ke rumah-rumah lain, yang rata-rata dari panggung kayu. Ditambah, angin juga berhembus kencang. Membuat empat rumah ludes, dan dua lainnya terpaksa dirobohkan. Dua unit sepeda motor, Yamaha Vega dan Jupiter juga ikut terbakar dalam kejadian itu.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB, oleh warga menggunakan peralatan seadanya. Kerugian yang diderita para korban, ditaksir juga mencapai Rp 700 juta. “Kami dusah mendatangi TKP kebakaran, dan memasang police line. Untuk penyebab kebakaran, masih diselidiki,” kata Kapolsek Jejawi Iptu H Mujamik Harun SH. (dwa/hak/air/ce1)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 4 Juli 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: