Rusun Jadi Semiapartemen 20 Lantai


Dinamakan Perumnas Sentraland Palembang

Rusun Jadi Semiapartemen 20 Lantai
Salah satu sudut rumah susun (rusun) di kawasan sekitar Jl Radial yang akan direvitalisasi oleh Perum Perumnas

PALEMBANGNasib rumah susun (rusun) di kawasan Jl Radial (Jl Deni Effendi) kini memperoleh kejelasan. Perum Perumahan Nasional (Perumnas) akan merevitalisasi rusun menyerupai apartemen (semi apartemen).

Peremajaan rusun ini terungkap dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Plt Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, dengan Dirut Perumnas, Himawan Arif Subroto, kemarin. “Rusun sekarang sudah lama, kondisinya tidak terawat,” ucap Himawan.

Isi dari MoU kemarin, akan dibentuk tim gabungan untuk merencanakan dan menyosialisasikan rencana peremajaan rusun ini kepada semua penghuninya. “Mereka akan mendapatkan rusun baru tanpa biaya tambahan lagi,” imbuhnya. Gedung baru rusun nanti akan dibangun dengan konsep pencakar langit.

Tingginya mencapai 20 lantai, dilengkapi lift. Bentuknya mirip apartemen, tapi lebih sederhana. “Hanya finishingnya yang beda dari apartemen,” kata Himawan. Jika apartemen untuk kalangan menengah ke atas, rusun yang dbangun ini memang untuk masyarakat menengah ke bawah.

Selama revitalisasi, para penghuni rusun akan mendapatkan uang sewa tempat tinggal sementara selama proses pembangunan. Revitalisasi sendiri aan dilakukan bertahap. Saat ini, ada sekitar 3.500 unit rusun di kawasan itu. Seiring peremajaan, akan dikembangkan sedikitnya menjadi 9 ribu unit.

“Sisanya bagi warga baru, mereka juga bisa membeli unit rusun di sana,” jelasnya. Nantinya, Perumnas akan menyediakan dua jenis rusun. Ada yang tipe yang untuk menengah ke bawah dengan subsidi. Lalu, ada apartemen sederhana tanpa subsidi.

Dana revitalisasi rusun ini menggunakan dukungan perbankan dan program penyertaan modal negara (PMN). “Totalnya mencapai Rp 4 triliun,” bebernya. Ia menyatakan, tahun ini diharapkan proses revitalisasi bisa dimulai. Targetnya, peremajaan selesai dalam dua tahun.

Rusun yang baru juga akan dilengkap banyak fasilitas. Di antaranya sarana parkir, olahraga, sepak bola, dan lainnya. “Ini akan jadi yang terbesar di Sumatera. Kami namakan Sentraland Palembang,” tandasnya. Ia menyatakan, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin juga menyetujui rencana revitalisasi rusun tersebut.

Soal HGB (hak guna bangunan) rusun yang sudah berakhir, Perumnas akan memperbaharuinya kembali. Ditambahkan General Manager (GM) Perumnas Cabang Palembang, Rohmad Budiyanto, revitalisasi memang dilakukan bertahap.

“Kami akan mendahulukan yang paling kumuh dan sudah mendesak,” ujarnya. Dari pengamatan Perumnas, blok 1-22 yang kumuh dan merupakan blok kecil. “Paling siap dimulai dari blok 54 yang di belakang PIM,” ungkapnya. Nantinya, rusun yang baru akan dibuat dalam tiga tipe, yakni tipe 18, 36, dan 54.

Plt Wali Kota Palembang, H Harnojoyo menyetujui rencana revitalisasi rusun oleh Perumnas. Dari Pemkot akan membantu menyosialisaskan rencana itu kepada warga, khususnya penghuni yang ada di rusun saat ini. (chy/uni/ce4)

Berharap Tak Digusur

Adanya rencana revitalisasi rusun disambut baik penghuni di sana. Maya, warga yangdi Rusun Blok 1, No 8, belakang PIM, mengaku setuju. “Yang penting penghuni lama jadi prioritas,” katanya.

Ada kekhawatiran masyarakat kecil seperti mereka jadi korban dari sebuah rencana besar pemerintah. “Jangan sampai orang pinggiran seperti kami digusur,” imbuhnya. Karenanya, para penghuni rusun harus tahu dengan jelas dan pasti untuk siapa revitalisasi dilakukan.

Apalagi jika rusun sekarang dijadikan apartemen, dilengkapi lift, dan fasilitas bagus lainnya. Secara logika saja, rasanya tidak mungkin bangunan mewah itu rakyat yang menggantungkan hidup dari berjualan makanan dan usaha kecil-kecilan lainnya.

“Jadi harus jelas, revitalisasi itu untuk segmen masyarakat yang mana dan buat siapa,” tutur Maya. Yunus, tukang ojek yang tinggal di sana sejak 1995, juga setuju jika rusun diremajakan menjadi bangunan yang lebih layak huni. “Tapi kalau ada penggusuran, kami harus disiapkan lahan untuk tempat tinggal,” tegasnya.

Camat Bukit Kecil, Muflih menyatakan, belum ada sosialisasi kepada warga rusun tentang rencana revitalisasi tersebut. Namun, informasi akan adanya peremajaan rusun sudah lama didengar. “Kalau ada intruksi, akan segera kami sosialisasikan,” tukasnya. (chy/uni/ce4)

Sumatera Ekspres, Kamis, 23 April 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: