Satu Jutaan Warga Sumsel Miskin


Anggaran Banyak, Program Terbagi

Satu Jutaan Warga Sumsel Miskin
Memprihatinkan: Salah seorang warga hidup dalam kondisi memprihatikan di tengah gemerlap kemajuan Kota Palembang

_______________________________

PALEMBANGPuluhan tahun program pengentasan kemiskinan berlangsung. Tak terhitung berapa banyak anggaran pemerintah yang sudah dikucurkan. Nyatanya penduduk miskin tetap banyak.

Di Sumsel, dalam 18 tahun terakhir, jumlah penduduk miskin bertahan di angka satu jutaan jiwa. Kalau dipersentasekan, rata-rata ebih dari 10 persen.

“Per September 2014, masih ada 1.085.795 jiwa penduduk Sumsel yang miskin,” kata Kepala BPS Sumsel, Bachdi Ruswana, belum lama ini. Dibandingkan September 2013 yang jumlahnya hanya 1.104,57 jiwa, memang terjadi penurunan, tapi hanya 18.775 jiwa.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2011 dan 2012 yang jumlahnya 1.063.810 jiwa dan 1.043.620 jiwa. Angka kemiskinan September 2014 masih sedikit lebih tinggi. Dia menuturkan, komposisi penduduk miskin menurut tempat tinggal tidak banyak berubah. 65,852 persen berada di daerah pedesaan. “Kebijakan pengentasan kemiskinan pemerintah harus bisa mengurangi tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan yang terjadi,” imbuhnya. Penanggulangan tak bisa sendiri, pperlu sinergitas pemerintah dengan semua pihak terkait.

Bagaimana dengan Palembang? Sebelumnya Kepala BPS Palembang, Ir Reflin Arda mengatakan, jumlah penduduk miskin kota Pempek terus berkurang.

Angkanya sesuai basis data perlindungan sosial. Menurutnya, dari semua daerah di Sumsel, hanya Palembang, Muba dan Empat Lawang yang berhasil menurunkan angka kemiskinan.

“Penurunan itu salah satu prestasi Kota Palembang,” imbuhnya. Perkembangan wilayah dan perbaikan struktur ekonomi mengurangi kekumuhan di Palembang.

Kepala Dinsos Palembang, Faizal AR mengatakan, serapan dana untuk masyarakat miskin dari pusat terbilangan sangat banyak. Namun, semuanya terbagi dalam beberapa pogram dan menyebar ke sejumlah SKPD.

“Dinsos mengurusi BPJS, program keluarga harapan, dan PSKS,” jelasnya. Semua program itu diklaimnya langsung disalurkan kepada masyarakat. Di Palembang masih ada sekitar 410.293 jiwwa penduduk yang miskin. Faizal menyatakan, tiap tahun angkanya turun. “Selalu berkurangg,” cetusnya. Berbagai program yang dijalankan membantu masyarakat menuju kesejehateraan. Ia mencontohkan, penerima program keluarga harapan di Palembang awalnya hampir 30 ribu KK, tapi sekarang tersisa 20 ribuan KK.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menuturkan, Pemprov menargetkan pada pada tahun ini persentase penduduk miskin turun menjadi 13,24 persen. Untuk mencapai itu, dibutuhkan kerja keras. Salah satu cara dengan menekan pertumbuhan penduduk.

Ada upaya lain, yakni optimalisasi fungsi koordinasi penanggulangan kemiskinan Sumsel. “Selain itu, melakukan percepatan pembangunan KEK TAA,” ujarnya. Ia yakin pengembangan KEK akan membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan menekan kemiskinan.

Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKB-PP) Palembang mencatat, jumlah keluarga prasejahtera bertambah. Pada 2013, ada 23.656 KK prasejahtera. Tahun lalu naik menjadi 24.272 KK.

“Di setiap kecamatan pasti ada keluarga prasejahtera walau jumlahnya sedikit,” kata Kepala BKB-PP Palembang, K Sadaruddin MSi melalui sekretarisnya, Najib Pradedi. Ia mengajak masyarakat paham manfaat keluarga berencana (KB). Bagi kalangan prasejahtera, banyak anak akan makin menyulitkan ekonomi keluarga. “Dengan KB, masyarakat dapat melepaskan diri dari keterpurukan ekonomi,” tandasnya. (wia/chy/uni/ce4)

Sumatera Ekspres, Senin, 30 Maret 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: