Miras Oplosan Renggut 2 Nyawa, 1 Kritis


Miras Oplosan Renggut 2 Nyawa, 1 Kritis PRABUMULIHMenenggak minuman keras (miras) dioplos dengan bahan-bahan lainnya, merenggut dua nyawa di Kota Prabumulih, dan satu masih dalam kondisi kritis. Mereka menenggak miras Manson House (MH), dicampur minuman energi, krim antinyamuk, obat nyamuk sachet.

Dua korban yang tewas dalam perawatan RS Pertamedika Prabumulih, Bagus (17) dan Iswanto (40). Sedangkan yang masih dirawat, Ledi Eprensi (37). Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Polsek Prabumulih Barat masih menyelidiki tewasnya warga tersebut.

Bagaimana kejadiannya? Informasi yang dihimpun, Sabtu (21/3) sekitar pukul 20.00 WIB, Dodi an Bagus memancing belut di parit belakang rumahnya. Suasana dingin, untuk menghangatkan badan kedua warga Lr Azizah RT 01/07, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Barat itu membeli miras di warung Jay. Miras merek MH itu dicampur minuman energi, krim antinyamuk, obat nyamuk sachet. Jelang dini hari, keduanya pulang ke rumah. Esok harinya, giliran Ledi yang memancing belut, bersama Erik (30) dan Komar (30). Ledi lalu memberi miras di warung Cek Noni, MH itu juga dicampurnya dengan bahan-bahan lain. Tapi, Erik dan Komar tidak ikut minum.

Tiba-tiba pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.00 WIB, Bagus yang masih berstatus SMA mengeluh sakit kepala, pinggang, serta sesak napas. Ia dilarikan keluarganya ke RS Pertamedika, Prabumulih. Ternyata Bagus tidak sendirian, Ledi dan Dodi yang menderita keluhan sama juga dilariikan keluarganya ke UGD RS Pertemedika, Prabumulih.

Hanya, sekitar pukul 22.00 WIB, nyawa Bagus tak terselamatkan. Menyusul tewas, Dodi, sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (23/3). Sedangkan Ledi, dirujuk ke RSUD Kota Prabumulih untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. “Saya baru dapat kabar pukul 10.00 WIB pagi tadi (kemarin, red), katanya dia (Ledi, red) habis minum miras oplosan sama teman-remannya,” ujar Suparmin (54) ayah Ledi.

Saat mendapat kabar, Suparmin sedang bekerja. Sepengetahuan Suparmin, anaknya itu tidak banyak ulah dan cenderung pendiam. “Memang malam kejadian sedang ada pesta di kampung. Mungkin dia (Ledi, red) terbawa suasana dan mengikuti ajakan teman-temannya,” tuturnya.

Mendapati laporan dua warga tewas minum miras, aparat Polsek Prabumulih Barat mendatangi TKP. Menemukan dua botol bekas minuman energi. “Kami temukan barang bukti bekas miras itu di belakang rumah Bagus,” terang Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Toni Arman SH.

Selain melakukan olah TKP, lanjut Toni, pihaknya juga menggeledah warung milik Jay dan empat warung lainnya yang menjual miras. “Di waung milik Jay, kami menyita satu botol MH dan dua botol Vodka. Sedangkan dari empat warung lainnya di wilayah Pandean, kami sita 20 botol miras Vodka dan empat botol MH,” pungkasnya. (kos/air/ce5)

Terkendala Perda Miras

Jajaran Polsek Prabumuih Barat di-back up Polres Prabumulih masih menyelidiki penyebab tewasnya warga yang minum miras. Termasuk apakah miras itu dibeli sudah sepaket dioplos penjualnya atau dicampur sendiri oleh korbannya. “Semuanya masih kami dalami,” kata Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIK.

Sementara distributor, dan produsennya, polisi belum ada payung hukumnya. Karena peraturan daerah (perda) belum dibuat Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih. “Karena belum ada perdanya, maka kami hanya paling bisa melakukan penyitaan terhadap miras yang dijual,” tambah Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Toni Arman.

Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, pihaknya memang baru tahun ini akan membahas perda larangan miras. “Memang tahun ini kami akan ajukan lagi perda tersebut untuk melindungi warga dari dari ancaman miras oplosan,” tuturnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada warga untuk menghilangkan kebiasaan buruk menenggak miras, apalagi sampai dioplos bahan lain yang dappat membahayakan. ”Selain membahayakan kesehatan, mengonsumsi miras juga jelas dilarang oleh agama,” pungkasnya. (kos/air/ce5)

Sumatera Ekspres, Rabu, 25 Maret 2015

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: