Diduga Terancam, Loncat dari Ampera


Dipaksa Nyabu

Diduga Terancam, Loncat dari Ampera PALEMBANGWarga sekitar Dermaga 7 Ulu, di bawah Jembatan Ampera, dikagetkan oleh seorang wanita yang tiba-tiba melompat dari atas jembatan, Selasa (17/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Dengan sigap sejumlah serang speedboat ikut menceburkan diri menyelamatkan tubuh wanita yang nyaris hanyut dibawa arus Sungai Musi.

Setelah berhasil dievakuasi, wanita berusia dua puluh tahunan itu akhirnya dibawa ke Pos Polisi 7 Ulu. Ia ditenangkan, diberi air hangat dan disuruh berganti pakaian. Namun, tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Polisi kesulitan hingga memberikan waktu bagi korban untuk menenangkan diri.

“Bawak aku ke blok 47 (rumah susun, red). Bawaklah aku ke sano, Pak. Aku nak ke sano sekarang,” cetus gadis tersebut.

Polisi yang kebingungan akhirnya mencoba mengorek informasi darinya. Cukup lama sampai akhirnya gadis itu mengaku bernama Daryani (24) asal Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dia mengaku baru dua minggu datang ke Palembang, indekos di lantai II, rusun blok 47, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Perlahan ia mengungkap jika pagi kemarin, diajak oleh tetangganya bernama Kur tidak sendiri melainkan bersama tiga orang lain.

Daryani kemudian dipaksa untuk mengisap sabu. Ia menolak dan langsung kabur. “Memang salah aku nian, Pak. Tapi sekarang aku nak ketemu dio (Kur), nak nanyo ngapo dio cak ituke aku,” lanjut Daryani.

Polisi mulanya sempat curiga jika dirinya adalah korban perkosaan atau sakit hati ditinggal pacar. Namun, belakangan muncul analisis jika Daryani yang menolak diajak mengisap sabu kemudian diancam oleh pelaku hingga dirinya nekat melarikan diri menggunakan ojek.

Sampai di atas Jembatan Ampera arah Seberang Ulu, ia turun lalu melompat dari atas jembatan. “Setelah mendata korban saksi kami akan teruskan laporan kejadian ini ke pimpinan untuk dapat ditindaklanjuti dan dikoordinasikan,” ujar Kapospol 7 Ulu, Aiptu Rosihan SH didampingi anggotanya, Bripka St Syahril. (aja/air/ce5)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 18 Februari 2015

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: