Tak Hanya Senpi, Kuku pun Diperiksa


Razia Propam di Mapolresta Palembang

Tak Hanya Senpi, Kuku pun Diperiksa
Razia Dadakan: Personel Propam Polresta Palembang mendata kelengkapan anggota, kemarin

________________________________________

PALEMBANGSemua jajaran Polresta Palembang dibuat terkejut dengan razia dadakan yang dilakukan Seksi Propam usai apel di halaman Mapolresta Palembang, kemarin (30/1). Dengan sandi operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin), seluruh personel kepolisian, termasuk PNS dan PHL ikut dirazia. Sasaran razia adalah kendaraan yang digunakan anggota, termasuk SIM dan STNK. Termasuk kelengkapan atribut, kartu tanda anggota (KTA), senpi, rambut, hingga kuku. Tak bedanya dengan di sekolah, personel Polresta diminta menunjukkan kuku dan rambut mereka.

Untuk yang kuku dan rambutnya panjang melebihi ketentuan, langsung mendapat teguran. “Sebelum mendisiplinkan masyarakat, tentu harus disiplin secara pribadi dahulu. Semua diperiksa, anggota (Polri), PNS, sampai PHL. Kuku hingga rambut juga diperiksa,” ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting SIK MSI, melalui Kasie Propam, AKP Rudi Isroni SH.

Rudi menyebutkan, technical inpection ini menindaklanjuti surat telegram Kapolda Sumsel yang meneruskan intruksi pusat mengenai pentingnya disiplin anggota. Hasilnya, 10 kendaraan roda dua dan 1 roda empat milik anggota Polresta Palembang dipastikan tidak lengkap memenuhi unsur laik jalan.

Mereka diminta melengkapi kekurangan agar boleh dikendarai. Begitu juga dengan surat izin penggunaan senpi yang telah habis masanya untuk segera diperpanjang anggota bersangkutan.

“Bisa kami tarik (senpi) jika telah habis izinnya. Kegiatan ini sekaligus mengingatkan anggota tentang surat izin senjata,” ujar Rudi. Ke depan, pihaknya akan terus menggelar razia serupa dalam waktu yang tidak ditentukan.

Sempat berhembus kabar jika jajaran Polresta Palembang akan dites urine terkait penggunaan narkoba. “Belum lah. Sekarang ini (Gakdiblin) dulu biar polisi dan masyarakat sama-sama disiplin,” tandasnya. (aja/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Sabtu, 31 Januari 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: