Sebulan, 6 Ribuan Kendaraan Baru


2014, Tambah 60 Ribu Lebih Sepeda Motor

Sebulan, 6 Ribuan Kendaraan Baru
Suasana kepadatan lalu lintas di atas Jembatan Ampera, kemarin. Seringkali terjadi kemacetan di Palembang karena pertumbuhan kendaraan yang tidak terkendali. Sepanjang 2014 saja, terjadi penambahan 72.316 kendaraan baru, terbanyak adalah sepeda motor

________________________________________

PALEMBANGJalanan Kota Pempek makin dibanjiri kendaraan roda dua (R2) atau sepeda motor. Hanya dalam waktu satu tahun (2014), terjadi pertambahan 60.764 unit sepeda motor. Jumlah iu menyumbang sekitar 84 persen pertumbuhan kendaraan bermotor di Metropolis. “Dari data akhir 2013, dimana jumlah kendaraan bermotor tercatat 973.038 unit, maka ada pertumbuhan 72.316 unit hingga akhir 2014, dimana jumlah yang terdata mencapai 1.045.354 unit,” beber Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Suharsono, melalui Kaubdit Regident, AKBP Ari Wahyu Widodo SIK.

Jumlah 1.045.354 unit itu terdiri dari lima jenis kendaraan boermotor, yakni mobil penumpang 153.372 unit, mobil barang 68.558 unit, bus 355 unit, sepeda motor 824.041 unit, dan kendaraan khusus 570 unit. Tingginya pertumbuhan kendaraan bermotor di Palembang berkorelasi dengan membaiknya kondisi perekonomian masyarakat.

“Jika dievaluasi dai data yang ada, tiap tahun terjadi pertumbuhan puluhan ribu unit kendaraan. Tiap bulanan pertumbuhannya sekitar 6 ribu kendaraan baru, terbanyak sepeda motor,” imbuhnya. Namun, dalam empat bulan terakhir di 2014, terlihat ada tren penurunan pertumbuhan lima jenis kendaraan tersebut.

Pertumbuhan kendaraan baru Januari 6.818 unit, Februari (6.093), Maret (6.668), April (6.819), Mei (6.681), Juni (7.283), Juli (6.494), Agustus (8.093), September (7.502), Oktober (6.533), November (6.214), dan Desembar (5.837).

Lesunya pembelian kendaraan bermotor baru dipengaruhi anjloknya harga komodtas karet. “Memang ada pembelian, tapi tidak sebanyak sebelumnya. Yang pasti, dengan bertambahnya kendaraan, kemacetan yang terjadi terus meningkat,” cetus Ari.

Kasi STNK Dirlantas Polda Sumsel, AKP Andi Supriyadi menambahkan, untuk material tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan, saat ini cukup. “Beberapa waktu lalu memang sempat terjadi kekosongan. Tapi, saat ini materialnya sudah ada. Bahkan untuk kebutuhan 2015, juga suda disiapkan,” tukasnya. (uni/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 7 Januari 2015

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: