Temukan Luka Benda Tumpul di Kepala


Makam Habibah Dibongkar

Temukan Luka Benda Tumpul di KepalaAutopsi: Untuk menambah bukti pendukung lainnya, Polresta Palembang menggali kubur Habibah, korban pembunuhan. Proses autopsi melibatkan Tim Forensik Polda Sumsel disaksikan pihak keluarga korban

____________________________________________

PALEMBANGPolisi menggali kembali makam Habibah (63), warga Lr Temenggung, RT 06, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Jumat (5/12), sekitar pukul 08.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab awal kematian korban yang tewas dibunuh.

Ketua Tim dari Bidokkes Forensik Polda Sumsel Kompol Dr Mansuri, mengatakan, dalam autopi yang dilakukan pada jenazah korban memang ditemukan kejanggalan. Ini merujuk pada keterangan saksi. “Kami memang menemukan jari tengah sebelah kiri patah dan sejumlah trauma akibat pukulan benda tumpul di sekitar bagian kepala belakang,” ujarnya.

Namun untuk penyebab kematiannya, akan dilakukan pembahasan terlebih dahulu. Secepatnya hasil autopsi akan dberikan kepada pihak penyidik. Dalam melakukan autopsi kali ini, pihaknya tidak menemukan kendala. Kondisi jenazah terbilang masih utuh, kendati telah dimakamkan selama 22 hari.

“Kami melakukan pengecekan di seluruh tubuh korban, baik dari jaringan kulit hingga tengkorak dan organ vital,” katanya. Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting melalui Kasat Reskrim Kompol Suryadi membenarkan, pihaknya melakukan pembongkaran makam korban untuk mencari bukti-bukti lain.

“Kami mencari bukti lain, karena sesuai dengan penyataan keluarga korban. Korban dibunuh menggunakan benda tumul, sedangkan tersangka membantah menggunakan benda tumpul. Jika hasil autopsi sudah keluar kita baru bisa mengetahui penyebab kematian korban,” terang Suryadi.

Sementara Ismail (66), salah seorang keluarga korban yang ikut dalam proses penggalian makam berharap, pihak kepolisian dapat secepatnya mengungkap penyebab kematian korban. Pihaknya masih tetap berkeyakinan penuh, kematian korban diakibatkan pukulan benda tumpul dibagian belakang kepala seperti keterangan saksi kunci.

“Icih bilang kepada keluarga kami, neneknya (Habibah, red) mati karena dipukul menggunakan palu dan sebatang linggis besi. Sedangkan tersangka tetap membantah tidak melakukan pembunuhan tersebut menggunakan benda tumpul,” ungkap Ismail.

Dia mengatakan, simpang siunrnya penyebab kematian korban ini, sangat mempengaruhi emosional pihak keluarga. “Kami sangat marah, Pak. Icih ini masih anak-anak dan polos, tidak mungkin saksi kunci ini berbohong. Dia (Icih, red) menunjukkan barang bukti berupa palu dan linggis itu kepada kami yang disembunyikan oleh si tersangka dari balik meja,” kata Ismail. (cj13/asa/ce1)

Sumber: Sumatera Ekspres, Sabtu, 6 Desembar 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: