Komplotan Perampok SPBU Didor


Polisi Buru Pelaku Lain

Komplotan Perampok SPBU Didor

SUNGAI LLINSatu per satu komplotan perampok SPBU 24.307.160 di Dusun V, Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba pada 2013 lalu dibekuk aparat kepolisian. Kali ini, giliran Sulaiman (28), warga Desa Supat Induk , Kecamatan Babat Supat.

Tersangka dirungkus dalam sebuah penggerebekan oleh anggota Polsek Sungai Lilin dari tempat persembunyiannya di kawasan Mukut, Kecataman Pulau Rimau, Banyuasin, Kamis (4/12), sekitar pukul 20.00 WIB. Karena berusaha melawan saat ditangkap, tersanka yang sudah hampir dua tahun jadi buronan polisi itu terpaksa melumpuhkannya dengan dua tembakan di kakinya.

Bapak satu anak itu menjadi buronan polisi atas keterlibatannya dalam perampokan SPBU 24.307.160, di Dusun V, Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba yang terjadi pada Minggu 11 Februari 2013 lalu. Tersangka bersama tujuh orang rekannya bersenjata api, berhasil menggasak uang Rp 650 juta yang ada di brankas SPBU . Bahkan melukai pengelola dan petugas SPBU tersebut.

“Tersangka merupakan pelaku kedua yang berhasil ditangkap Polsek Sungai Lilin. Pelaku pertama yang ditangkap Saharudin alias Kuyung, dia sudah divonis dan menjalani proses hukum. Nah, dari keterangan Kuyung ini kita ketahui siapa saja rekannya yang terlibat,” kata Kapolsek Sungai Lilin, Iptu Lesmana Pramuditia Pramajati yang memimpin penangkapan tersangka.

Dari keterangan Kuyung, pelaku yang terlibat masing-masing berinisial Yn (otak pelaku perampokan), Ka, Yd, Fe, Jon Prabu (sudah meninggal) dan tersangka Sulaiman. “Kita mendapat informasi keberadaan tersangka di Mukut. Maka kita melakukan penggerebekan dan penangkapan, namun karena tersangka melakukan perlawan terpaksa kita bertindak tegas,” kata Lesamana.

Selain memburu pelaku lainnya, Lesmana menyebut ada dugaan keterlibatan orang dalam SPBU yang membantu aksi kedelapan pelaku perampokan. “Orang inilah yang memberi informasi soal adanya uang tersebut, saat ini dia sudah tidak ada lagi dan melarikan diri. Kita terus melakukan pencarian terhadapnya juga pelaku-pelau lainnya yang belum tertangkap,” tandasnya.

Sementara tersangka Sulaiman mengakui perbuatannya, hanya di membantah dituding terlibat sejumlah perampokan lainnya. “Cuma sekali inilah Pak, saya cuma bantu saja ikut merampok. Semuanya pakai senpi, saya juga pakai senpi,” terang tersangka dihadapan polisi.

Pria yang pernah dihukum atas kasus sajam pada 2007 silam tersebut mengaku mendapat bagian Rp 40 juta dari hasil rampokan tersebut. “Uangnya saya pakai untuk modal kawin Pak, sekarang anak saya masih kecil baru lahir Pak. Saya mulai sembunyi sejak Kuyung ditangkap, di Mukut saya kerja serabutan, mantang atau apa saja Pak,” akuinya.

Diberitakan sebelumnya, komplotan perampok berjumlah delapan orang menyantroni SPBU 24.307.160, di Dusun V, Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Muba, Minggu, 11 Februari 2013, sekitar pukul 03.30 WIB. Mereka berhasil menggasak uang Rp 560 juta hasil penjualan BBM serta dua ponsel BlackBerry dan dua ponsel lain milik karyawan dan pengelola SPBU.

Saat kejadian SPBU sedang tidak operasional, pelaku kemudian menggeruduk kantor SPBU dengan sepeda motor mereka langsung menggedor dan memecahkan pintu kaca kantor. Pelaku yang menutupi wajah dan besenjata senpi dan sajam kemudian menyadera empat karyawan, masing-masing Warisno dan Amir selaku sekuriti, kemudian Pandi pengurus SPBU dan Roby Fakhrudin selaku pengelola. Pelaku berhasil membuka brankas dan menggasak uang Rp560 juta. (kur/asa/ce1)

Sumber: Sumatera Ekpres, Sabtu, 6 Desember 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: