Stadion Bumi Sriwijaya Jadi Gedung Berputar


Sudah Dilirik Calon Investor Arab Saudi

Stadion Bumi Sriwijaya Jadi Gedung Berputar Untuk menyesuaikan dengan kemajuan zaman, sejumlah bangunan di Metropolis mulai dirancang multifungsi. Salah satunya Stadion Bumi Sriwijaya, yang terletak di Jl POM IX, akan direvitalisasi menjadi gedung berputar. Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang itu sudah dilirik investor asing yang berminat.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Palembang, M Ridwan membenarkan rencana revitalisasi tersebut. “Stadion Bumi Sriwijaya memang akan diubah bentuknya menjadi gedung berputar, seperti yang dimiliki beberapa negara maju. Salah satunya yang ada di Dubai,” katanya, kemarin (2/12).

Tidak menutup kemungkinan, sebelum dibangun, akan dilakukan studi banding melihat langsung gedung berputar yang ada di negara kaya minyak itu. Dengan dijadikan gedung berputar, masyarakat yang berkunjung ke sana tidak perlu mengelilingi gedung untuk melihat view yang ada.

“Secara otomatis gedung itu berputar,” ujar Ridwan. Saat ini, pihaknya sedang mencari calon investor yang berminat menanamkan modalnya di Palembang. “Kami sudah menawarkan desain gedung berputar itu kepada A Fauzy Arifin Flimban, salah seorang konsultan Timur Tengah asal Arab Saudi,” bebernya.

Kata Ridwan, desain gedung berputar itu ditawarkan saat pertemuan di Jakarta Convention Center (JCC), belum lama ini. Menurutnya, pihak konsultan sangat tertarik dengan konsep yang ditawarkan.

Mereka kembali ke negaranya untuk mencari pengusaha dari Arab Saudi yang bersedia untuk berinvestasi. “Nantinya, setelah konsultan itu sudah dapat pengusaha yang berminat, mereka akan mengajaknya ke Palembang,” jelasnya.

Pembangunan gedung berputar ini diestimasikan menyedot dana Rp 400 – Rp 600 miliar. Dengan sistem built, operate, and transfer (BOT), nantinya keuntungan dari pengelolaan gedung berputar itu akan dibagi oleh pihak investor kepada Pemkot Palembang. Dalam jangka waktu yang disepakati, gedung tersebut kembali kepada pemerintah.

Sistem BOT ini jelas saling menguntungkan karena investor tak perlu lagi membeli lahan yang memang telah disiapkan. Mereka hanya membangunannya. Sebaliknya, pembangunan gedung ini juga sangat menguntungkan Pemkot karena dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menambah pendapatan asli daerah (PAD) serta mengurangi tingkat pengangguran di Palembang,” tandas Ridwan.

Keberadaan gedung berputar ini juga diharapkan akan menambah daya tarik wisatawan lokal maupun mencanegara untuk datang berkunjung ke Palembang. “Mudah-mudahan secepatnya akan ada pertemuan lagi dengan pihak investor tersebut,” pungkasnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Tata Kota Palembang, Isnaini Madani, pihaknya memang sudah mendesain beberapa bangunan, termasuk Stadion Bumi Sriwijaya yang akan direvitalisasi. Tujuannya untuk memancing investor supaya mau menanamkan modalnya. “Memang sudah ada yang melirik Stadion Bumi Sriwijaya,” ungkapnya.

Menurutnya, desain awal yang mereka buat, gedungnya belum berputar. Tapi jika dari calon investor menginginkan gedung berputar, permintaan itu dinilai Isnaini lebih bagus. “Yang penting bisa mengubah stadion itu menjadi lebih tertata dan cantik. Bentuknya yang sekarang kurang menarik dan terawat,” tukasnya. (chy/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 3 Desember 1024

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: