Polisi Dikepung, Diteriaki Maling


Gerebek Rumah Bandar Narkoba

Polisi Dikepung, Diteriaki Maling

PALEMBANGUpaya penangkapan terhadap salah seorang Bandar narkoba di Metropolis, berinisial Sy alias Yt (45), di Jl KH Wahid Hasim, Lr Tangga Raja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, berlangsung tegang dan dramatis. Kanit IV Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kompol P Lubis dan delapan anggotanya diteriaki maling dan dikepung sejumlah warga.

Warga yang sempat melempari dengan batu bata, petasan, bahkan memawa senjata tajam (sajam) agar polisi melepaskan Eli (41), istri dari Sy. Tersangka Eli dibawa polisi karena sempat berusaha melenyapkan barang bukti (BB) narkoba milik suaminya, tiga paket saba-sabu (SS) seberat 27 gram direndam dalam ember dan hendak di masukkan dalam toilet.

Sementara suami tersangka Eli, Sy sudah lebih dulu kabur lewat pintu belakang saat rumanya digerebek, Senin (10/11) sekitar pukul 18.30 WIB. “Kami meminta bantuan dari Polresta Palembang, setelah mereka datang dan memback up kami bisa keluar dengan membawa beserta barang bukti narkobanya,” ungkap Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dedy Setyo Yudo Pranoto melalui Kasubdit I AKBP H Syachril Musa SH, kemarin (11/11).

Diuraikan Syachril, sebelumnya, anggotanya sudah mengamankan tersangka Eli dengan BB sabu senilai Rp 27 juta milik suaminya yang kabur. Nah, begitu keluar rumah tersangka itulah, terdengar suara teriakan maling, dan warga langsung mengepung. Anggota Unit IV Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel itu sempat tertahan sekitar 30 menit, sebelum akhirnya datang bantuan dari Polresta Palembang.

Sementara tersangka Eli mengaku tidak tahu-menahu soal aksi solidaritas sejumlah warga yang menyerang dan mengepung polisi itu. Ebab dikatakannya, di lorong mereka yang sempit itu ikatan kekerabatan masih kuat. “Di tempat kami, hampir rato-rato keluarga kami galo Pak. Aku idak tau siapo yang pertamo kali berteriak maling. Sebab posisi aku di dalem rumah,” akunya.

Ibu rumah tangga itu mengaku takut dengan kehadiran sejumlah anggota yang mengepung rumahnya, sehingga dia nekat membantu suaminya dalam melenyapkan barang bukti. “Memang suami aku Bandar (narkoba, red) Pak, tapi aku dak tau dio dapet barang itu dari siapo. Aku ambil barang itu dari lemari, rencananyo nak aku buang ke toilet,” sesalnya. (cj13/air/ce5)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 12 November 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: