Dua Kali Dihajar Massa dalam Satu Hari


Pencabulan dan Curanmor

Dua Kali Dihajar Massa dalam Satu Hari
Babak Belur: Kapolsekta Kalidoni, AKP Rahmat Syawal Pakpahan (baju merah), interogasi tersangka Rahmad Adi Saputra. Tersangka babak belur setelah dua kali dihajar massa, kasus curanmor dan pencabulan.

________________________________________

PALEMBANGRahmad Adi Saputra (27) dua kali dihajar massa dalam satu malam. Pertama dihajar massa dalam kasus pencabulan, “lolos” dari kasus itu dia malah coba curi sepeda motor. Kali kedua dia dihajar massa sampai babak belur dan banyak mengucurkan darah dari bagian wajah dan kakinya.

Kini warga Jl Kadir TKR, RT 42, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus itu sudah diamankan di Mapolsekta Kalidoni atas aksinya pada Rabu (29/10). Menurut pengakuan tersangka Rahmad, dia pergi dari rumah pamit kepada istrinya hendak melamar pekerjaan ke Jl Saptamarga, Kalidoni.

Dalam perjalanan bersepeda motor, sekitar pukul 15.00 WIB di Jl R Soekamto depan PTC Mall, tersangka melihat seorang perempuan berdiri di pinggir jalan sedang menunggu angkutan umum. “Aku setop di situ, Pak, liat keadaan sepi aku deketi cewek itu. Aku remes dadonyo, aku diteriakkenyo maling. Terus aku dihajar massa,” akunya.

Tersangka mengalami luka-luka ringan, dia berhasil meredam aksi massa. Dia berdalih tidak sengaja terpeset, hingga mengenai dada perempuan itu. Warga yang sempat menghajarnya lalu membawa tersangka ke sebuah klinik di JL MP Mangkunegara untuk mendapatkan perawatan medis.

”Sudah diobati, aku bingung nak balek ke rumah naik apo. Motor yang aku bawa tadi dak tau ke mano, waktu aku belari dikejar warga di depan PTC,” tukasnya.

Keluar dari klinik tersebut, akhirnya tersangka berjalan kaki tanpa arah. Hingga akhirnya malam itu sekitar pukul 19.00 WIB, dia melihat sepeda motor terparkir di depan sebuah warung bakso di pinggir Jl MP Mangkunegara, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni. Belakangan diketahui motor Yamaha Vega ZR bernopol BG 6988 NL itu milik Tukimin.

Menurut tersangka, kunci kontak masih tergantung di sepeda motor. Tersangka mulai mengamati ke dalam warung bakso, dilihatnya banyak perempuan yang sedang makan bakso. “Aku pikir yang punyo motor cewek itu, aku puter arah motor itu. Pas nak kudorong, taunyo yang punyo motor lagi makan bakso di dekat warung itulah. Aku diteriakkenyo maling, sempat tarik-tarikan dengan dio (korban). Banyak warga datang, aku dimassa lagi,” katanya.

Dikatakan korban Tukimin, awalnya dia tidak curiga dengan kedatangan tersangka. Kiranya, tersangka itu juga pelanggan yang hendak membei bakso. “Aku duduk di pojok, waktu dio (tersangka, red) muterke motor aku. Langsung aku pegangi, terus minta bantuan warga,” ucap warga Jl Sukoharjo, RT 02, Kecamatan Kalidoni tersebut saat membuat laporan polisi di Polsekta Kalidoni.

Terpisah, Kapolsekta Kalidoni, AKP Rahmat Syawal Pakpahan membenarkan tersangka babak belur akibat dihajar massa karena tertangkap tangan melakukan curanmor. “Kami sudah amankan tersangka dan barang bukti motor milik korban yang hendak dicuri. Keterangan tersangka masih berubah-ubah dan berbelit, maka perlu kami dalami lagi,” tegasnya. (cj13/air/ce5)

Sumber: Sumatera Ekspres, Jumat, 31 Oktober 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: