Wawako Cek Fasilitas Wisata Pulau Kemaro


Wawako Cek Fasilitas Wisata Pulau Kemaro
Tinjau:
Wakil Wali kota Palembang, H Harnojoyo, saat melihat dari dekat progres fasilitas wisata di Pulau Kemaro

— Sediakan Dermaga hingga Bungalo

— Jadi Wisata Baru Tepian Sungai Musi

________________________________________,/p>

PALEMBANG
Proyek pembangunan tempat wisata baru Metropolis di kawasa Pulau Kemaro terus berlangsung. akhir tahun ini, beberapa fasilitas kelar dibangun. Untuk memastikan itu, Wakil Wali kota (Wawako) Palembang, H Harnojoyo, bersama jajaran meakukan peninjauan ke sana, kemarin (22/10).

Fasilitas yang dibangun, ada dermaga senilai Rp 1,98 miliar yang fisiknya sudah kelar 90 persen. Begitu menginjakan kakinya di sana, Wawako berserta rombongan disambut Camat Ilir Timur (IT) II dan Camat Kalidoni. “Pembangunan beberapa fasilitas di sini dilakukan gotong royong, hampir semua dinas terlibat,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga (PUBM) dan PSDA Palembang, Darma Bhudi.

Pihaknya kebagian membangun dermaga. untuk pelataran dermaga, dibangun Dishub. Progres fisiknya sidah 60 persen. Sementara bungalo, dibangun Dinas PU Cipta Karya (PUCK), progres sudah 45 persen. Tahun depan, kata Bhudi, akan dibangun jalan lingkar yang akan memutari lahan seluas 30 hektare dengan anggaran dana sekitar Rp 2,5–Rp 3 miliar. Nantinya, akan ditambah 6 dermaga lagi, disiapkan 4 jetsky, dan beberapa fasilitas transportasi lain.

“untuk bungalo (penginapan), dibangun Pemkot dan akan langsung dikelola Pemkot sendiri. Kami akan mewujudkan salah satu visi misi menjadi Palembang kota trepreneur,” imbuh Bhudi. Pihaknya memasang target, 2016 semua pembangunan wisata di kawasan Pulau Kemaro selesai 100 persen dan dioperasionalkan.

Kalau bungalo sudah beroperasional, akan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD),” tuturnya. Ditambahkan Kadis PUCK Palembang, Ana Heryana, tahun ini dibangun 15 bungalo. Targetnya, 8 Desember nanti, selesai semua. Satu bungalo menelan biaya Rp 200–Rp 250 juta.

“Bungalo itu terdiri dari dua lantai. Lantai satu untuk ruang tamu. Lantai dua untuk kamar tidur. Bentuk seluruhnya seperti lingkaran. Kami bangun dari kayu supaya terkesan menyatu dengan alam,” bebernya sembari mengungkap tahun depan akan ada penambahan bungalo.

“Sekarang kami sedang susun detail engineering design (DED) penambahan bungalo untuk tahun depan. Jumlahnya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan respons kunjungan wisatawan lokal maupun asing,” tukasnya.

Kepala Disabudpar Palembang, Yanurpan Yani menambahkan, pihaknya berencana membuat semacam gedung teater mini di Pulau Kemaro. Fasilitas itu diharap mampu menambah daya tarik pariwisata. “Sealin itu, juga bisa dipakai untuk teater, konser, dan tempat pertemuan. Sekarang masih proses DED,” urainya.

Kata Kepala DPJPP, Alex Ferdinandus, pihaknya turut berpartisipasi untuk mengadakan lampu taman. “Sementara, ada rencana pengadaan 215 lampu. Namun, akan dilihat lagi ke depan. Kami masih melihat kesiapan PLN untuk mengalirkan listriknya kew Pulau Kemaro,” ungkapnya.

Wawako Palembang, H Harnojoyo, menegaskan, komitmen Pemkot untuk memajukan dunia pariwisata. “Salah satu yang kami lakukan, menyediakan sarana dan prasarana penunjang di Pulau Kemaro ini,” ujarnya. Ia berharap, Pulau Kemaro akan menjadi salah satu objek wisata teranyar di kawasan strategis dengan view Sungai Musi yang mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sana. “Trasportasi ke sana juga sudah ditambah lagi. Desember ini, selesai untuk dermaga dan pelataran dermaga, juga bungalo tahap awalnya,” pungkasnya.
(chy/ce4)

Target 2018 Bebas Banjir

Target 2018 Bebas Banjir Sebelum ke Pulau Kemaro, Wawako Palembang, H Harnojoyo didampingi para pejabat Pemkot, termasuk Kabag Humas dan Protokol, Ratu Dewa, terlebih dahulu melakukan pengecekan perbaikan drainase di Jl Veteran dan Jl Kol Atmo. “Kami konsisten mengatasi masalah banjir. Idealnya, tiap kelurahan ada kolam retensi. Pembangunan drainase dilakukan untuk mengatasi banjir yang menjadi masalah klasik di Palembang,” katanya.

Tahun depan, akan dianggarkan lagi dana untuk pembangunan drainase pada sejumlah kelurahan. Targetnya, 2018 nanti Palembang bebas banjir. Beberapa titik drainase yang dibangun tahun ini targetnya rampung akhir Desember nanti. “Kami berharap, ini dapat mengurangi banjir hingga 100 persen di daerah sekitarnya,” harap Harnojoyo.

Langkah kongkret, dinas terkait bersama masyarakat akan membersihkan drainase yang tersumbat. Beberapa di antaranya diperbaiki dengan sistem buka tutup alias tidak dicor secara total. “Sewaktu-waktu tersumbat, aliran airnya bisa dibersihkan,” cetusnya.

Harnojoyo meminta masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke drainase dan kolam retensi. Ditambahkan Kepala Dinas PUBM dan PSDA Palembang, Darma Bhudi, pembangunan drainase sudah rampung di Jl Paramewswara, Sekip, Angkatan 66, Jl Mayor Ruslan, Jl Sukabangun, dan Jl Pangeran Ayin. “Beberapa drainase lain masih dalam pengerjaan. Desember nanti, pengerjaan rampung semua,” katanya. Hampir setiap minggu pihaknya mengagendakan gotong royong membersihkan drainase dengan melibatkan masyarakat. (chy/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Kamis, 23 Oktober 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: