Keliling, Sidang Tera Ulang


Pastikan Standar Timbangan Pedagang

Keliling, Sidang Tera Ulang
Tera Ulang: Petugas dari tim tera Disperindag Sumsel melakukan pengecekan alat ukur/timbangan di sejulmah pasar tradisional di Palembang

_______________________________________

PALEMBANGSepanjang Oktober ini, Disperindag Sumsel bekerja sama dengan Disperindagkop Palembang menggelar sidang tera ulang di seluruh pasar tradisional di Metropolis. Sasarannya adalah timbangan/alat ukur para pedagang yang berjualan di pasar.

Program tersebut diungkap Syahrul Hefni, Kepala Disperindagkop Palembang, kemarin. “Sidang tera ulang di sejumlah pasar tradisional yang ada di Palembang dijadwalkan setiap tiga bulan sekali. Nah, untuk bulan ini (Oktober, red), berlangsung 1-23 Oktober,” katanya.

Dijelaskannya, dalam sidang tera ulang ini, Pemkot hanya membantu Disperindag Pemprov Sumsel. Pasalnya Disperindagkop belum mempunyai peralatan yang memadai. Juga terdapat kekurangan personel untuk melaksanakan sidang tera ulang tersebut. “Ada beberapa petugas kami yang ikut sidang tera ulang. Namun, kami sifatnya membantu saja,” imbuhnya.

Kata Syahul, sidang tera ulang bertujuan meminimalisir pedagang nakal yang sengaja mengubah standar timbangannya. Selain itu, untk mencocokkan tera dengan alat yang dimiliki oleh provinsi. “Memang ada alatnya sendiri. Di lapangan, kami melakukan pencocokan data terhadap timbangan, meteran air, meteran minyak, dan lainnya,” tuturnya.

Kepala Disperindag Sumsel, Ir Permana MMA mengatakan, pihaknya memang membentuk tim tera ulang. Pemantauan dan peninjauan keakuratan timbangan ini dilakukan di tujuh kabupaten/kota di Sumsel. Pihaknya belum menemukan timbangan atau alat ukur para pedagang yang menyimpang jauh.

“Rata-rata dalam koridor standar. Selisihnya 0,002 mililiter. Ini wajar, dan kami sudah sosialisasikan untuk melakukan tera ulang. Ini di luar timbangan plastik yang memang tidak boleh digunakan lagi,” tandasnya. (chy/wia/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Kamis, 16 Oktober 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: