Kakek Nenek 15 Cucu Ikuti Nikah Massal


Kakek Nenek 15 Cucu Ikuti Nikah Massal
Puluhan pasangan pengantin se-Kota Palembang yang ikut nikah massal diarak ke pelataran BKB, kemarin.

________________________________________

PALEMBANGCik Imah (70) dan Mat Cik (71) menjadi pasangan tertua yang ikut acara nikah massal Pemkot Palembang, kemarin. Total ada 34 pasangan yang mengikuti program tersebut. Pasangan yang sudah memiliki 3 anak dan 15 cucu itu mengaku sangat senang bisa mengikuti resepsi nikah massal di pelataran BKB. “Kami sebenarnya sudah menikah sejak 1976, namun belum punya buku nikahnya,” kata Mat Cik.

Selama ini, wara yang tinggal di kawasan Tangga Takat, itu hanya memiliki selembar surat keterangan menikah. Tapi, kertas itu pun sudah tercecer entah kemana. “Kami mau urus surat nikah karena ingin berangkat ke Tanah Suci pada Desember nanti,” imbuhnya.

Sebelum resepsi, 34 pasangan pengantin ituterlebih dahulu diarak dari Jl Merdeka depan Monpera menuju pelataran BKB. Tiba di kawasan BKB, mereka disambut undangan dan pejabat Pemkot yang telah menunggu di bawah tenda. Seluruh pasangan pengantin disambut dengan Tari Tanggai.

Kabag Sosmas Pemkot Palembang, Drs Al Hidir mengatakan, sebelumnya ada sekitar 50 pasangan yang mendaftar untuk untuk mengikuti program nikah massal. “Namun yang ikut resepsi ada 34 pasangan,” katanya.

Dari jumlah itu, ada 11 pasangan bujang-gadis dan duda-janda yang memang baru melaksanakan akad nikah di KUA masing-masing kecamatan. “39 pasangan lainya hanya mengikuti isbat nikah. Namun, 16 sisanya masih tersangkut dengan persyaratan yang kurang. Makanya hanya 34 pasangan yang ikut resepsi bersama,” bebernya.
Program nikah massal ini wujud kepedulian Pemkot Palembang bagi pasangan yang belum mempunyai buku nikah. Ditambahkan Staf Bidang Keuangan dan PAD Pemkot Palembang, Yulius Khaidar, kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat Palembang yang tidak mampu. “Nikah massal membantu masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan mendapatkan buku nikah yang berdampak pada keturunan mereka nantinya,” tuturnya.

Resepsi nikah massal berlangsung layaknya resepsi pernikahan pada umumnya. Ada pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari Syamsul Bahri, qari terbaik Palembang. Lalu, ada ceramah agama oleh Ketua MUI Palembang, Drs Saim Marhadan. (chy/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Jumat, 10 Oktober 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: