Sebut Semua Karyawan Mundur


Marwan: Dua Kali Surat Kami Tidak Digubris

Sebut Semua Karyawan Mundur Ratusan karyawan Transmusi kembali turun ke jalan. Mereka tak lagi hanya menuntut pembayaran gaji yang empat bulan belum dibayarkan, tapi juga menuntut agar Direktur Utama PT SP2J mundur dari jabatannya.

Koordinator aksi, Juliansyah mengaku, semua keryawan kecewa dengan berlarut-larutnya pembayaran gaji yang semestinya menjadi hak mereka tiap bulan. Mereka sudah mogok kerja sejak 26 September sebagi bentuk protes terhadap manajemen PT SP2J.

“Kami sudah siap diberhentikan. Tinggal sekarang menuntut hak kami yang belum dibayarkan,” tegasnya saat aksi damai di gedung DPRD Palembang. Tapi Juliansyah menegaskan dia dan karyawan lain belum mengundurkan diri karena absensi kerja masih mereka isi. Ia mengungkapkan adanya “pilih kasih” pembayaran gaji antarkaryawan. “Pihak manajemen hanya memprioritaskan gaji draver dan pramugara. Sedangkan gaji staf, dinomorduakan,” cetusnya.

Ditambahkan Juliansyah, jika tuntutan gaji ini tidak kunjung selesai, mereka akan mengadu ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertras). Dari sana, mereka juga akan menyampaikan aspirasi ke Pemprov Sumsel.

Direktur Utama SP2J, Marwan Hasmen mengungkapkan, sebenarnya pembayaran gaji tersebut sudah dianggarkan dan sudah disetujui Gubernur Sumsel. Sekarang tidak menunggu proses pencairan saja. Ia menyayangkan sikap karyawan yang tidak sabar dan terus demo. “Sejak beberapa hari lalu, tidak ada lagi bus Transmusi yang beroperasional karena semua karyawan sudah mengundurkan diri. Kami sudah memanggil dan melayangkan surat dua kali agar mereka bekerja kembali. Tapi, surat kami tidak digubris,” ungkap Marwan.

Soal tuntutan, Marwan mengaku siap seandainya memang harus mundur. Dia merasa telah bekerja maksimal. Kondisinya, saat ini tersisa 35 unit bus yang kondisinya baik dan itu pun tidak dioperasionalkan, tidak ada pemasukan sama sekali.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Sumsel, David Siregar mengatakan, evaluasi APBD Perubahan (APBD-P) Pemkot Palembang telah selesai 1 Oktober lalu. Hasilnya sudah diserahkan ke Pemkot. Ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan. “Kami membantu mereka untuk melakukan komunikasi dengan BPKP. Begitu juga untuk melakukan pertemuan dengan pihak terkait. Waktu perbaikan selama 10 hari ke depan,” tukasnya.

Ratusan karyawan Transmusi juga mendatangi Pemkot Palembang. Mereka diterima Sekretaris BKD (Badan Keuangan Daerah) Palembang, Linda. “Dalam waktu paling lambat dua hari setelah ini, dana penyertaan modal bantuan Pemkot ke SP2J akan segera dicairkan. Kami akan memberitahu jika dananya sudah turun,” katanya. (uni/chy/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 8 Oktober 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: