Enggan Pindah ke Tenda Sementara


Enggan Pindah ke Tenda Sementara
Inilah puing-puing gedung lama Pasar 10 Ulu. Pembongkaran sudah berlangsung dua hari terakhir. Warga sekitar banyak yang mengambil dari lokasi tersebut. Gedung baru Pasar 10 Ulu ini akan ditargetkan selesai pembangunannya dalam 96 hari ke depan. Di sekitar gedung yang dibongkar, pedaganng menjajakan dagangannya dan enggan ke lapak-lapak di lokasi baru yang telah disediakan

_______________________________________

Relokasi pedagang ke lapak-lapak jualan di bawah tenda sementara tak berjalan mulus. Dari sekitar 400 pedagang pedagang, baru sekitar 50 orang yang beres-beres dan memindahkan dagangan mereka ke tempat jualan baru, kemarin (7/10).

Selebihnya, memilih pindah tempat berpencar-pencar. “Setahu kami yang biasa belanja di sini, banyak juga yang berjualan di pinggir dam Sungai Aur ini karena tidak jauh dari pasar lama. Yang lain tidak tahu pindah jualan di mana,” kata Ahmad, salah seorang pembeli, warga Lr Sepakat, 9-10 Ulu. Yang pasti, para pedagang tidak bisa lagi bertahan di Pasar 10 Ulu karena bangunannya sudah dirobohkan sejak dua hari terakhir.

Menurutnya, seluruh pedagang di sana terakhir berjualan pada 3 Oktober lalu. Pada 4 Oktober, pasar mulai dikosongkan. Sumarli, seorang pedagang, mengaku tahu kalau mereka dipindahkan ke tenda-tenda sementara. Tapi, banyak pembeli yang membeli di tempat yang dekat dengan pasar lama.

Tadi malam (kemarin malam, red) kami sudah lihat ke sana (tenda sementara, red), belum ada orang. Kami sih ikut saja,” ucapnya.

Akhirnya, banyak pedagang yang pindah ke sekitar areal gedung Pasar 10 Ulu yang telah dirobohkan. Jalanan di sana makin macet. “Sebelumnya memang sudah macet. Tapi biasanya, tengah hari sudah selesai jualan,” jelasnya. Komentar lain disampaikan Saffar, pedagang rempah-rempah di sekitar areal Pasar 10 Ulu yang sudah rata dengan tanah.

“Saya belum tahu tentang tempat yang baru yang katanya sudah disediakan PD Pasar. Sama sekali belum menerima nomor untuk lapak di sana. Padahal saya sudah berjualan sejak tahun 1986 dan nama saya terdaftar,” ujarnya.

Katanya, sebagian pedagang juga lebih memilih berjualan di sekitar gedung pasar lama dengan cara menggelar dagangannya di pinggir jalan. Lebih banyak pembeli yang datang ke sana dan dekat perumahan warga. “Banyak yang tidak mau pindah ke tempat yang baru itu. Karena di sana tempatnya jauh. elain itu, kalau hujan, sering banjir dan becek. Itu tidak sesuai dijadikan tempat jualan,” cetusnya.

Di areal Pasar 10 Ulu, tampak dua alat berat dikerahkan untuk mempercepat pengerjaan gedung baru Pasar 10 Ulu yang ditargetkan selesai dalam 96 hari pekerjaan. Kontraktor yang mengerjakan pembangunan pasar ini PT Karya Putra Gumala. Nilai kontraknya mencapai Rp 11,5 miliar lebih. Perobohan bangunan pasar yang usianya lebih dari 30 tahun itu selesai kemarin, tinggal pembersihan dan perataan lahan. Warga sekitar, termasuk anak-anak kecil berpartisipasi “mempercepat” pembongkaran dengan mengambil besi behel dari pecahan-pecahan beton bangunan pasar.

Sebagian dari mereka ada yang langsung menjualnya ke pedagang rongsokan keliling dengan harga Rp 3.000 per kilogram. “Lumayan, bisa dapat rezeki dari pembongkaran pasar ini,” ujar Ali, alah eorang warga. Staf PD Pasar Palembang Jaya, Iqbal mengakui, memang baru sebagian yang proses pindah ke tenda-tenda bantuan Kementerian Perdagangan RI di lokasi sementara.

“Memang belum ada Sat-pol PP yang turun. Kami melihat terlebih dahulu kesadaran pedagang. Kemungkinan besok (hari ini, red) kami benar-benar akan melibatkan mereka (Satpol PP) jika masih ada pedagang yang tidak mau pindah,” tukasnya. (chy/ce4)

Sumber: Sumatera Ekspres, Rabu, 8 Oktober 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: