Padamkan Kebakaran Secara Manual


Padamkan Kebakaran Secara Manual
Manual: Personel Polres Ogan Ilir melakukan pemaadaman lahan gambut yang terbakar dengan cara manual. Sayangnya, warga yang melihat adanya kebakaran justru tidak peduli

________________________________________

Personel Polres Ogan Ilir (OI), TNI dari Batalyon Infantri 141 Muara Enim berjibaku memandamkan kebakaran lahan gambut di Jalan Lingkar Sarjana, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten OI. Kobaran api terjadi mulai pukul 11.00 WIB, kemarin (1/10). Melihat asap membumbung tinggi dan dikabarkan ada rumah penduduk nyaris ikut terbakar, personel yang dipimpin Kapolres OI, AKBP Asep Jaajat Sudrajat langsung terjun ke lokasi. Selang beberapa menit kemudian, datang puluhan personel TNI turut membantu memadamkan api dengan cara manual. Barulah sekitar dua jam setelah puluhan hektare lahan terbakar, PBK tiba di lokasi dengan membawa satu armada PBK.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Asep Jajat Sudrajat menduga, kebakaran yang terjadi akibat gesekan daun atau ranting dengan panasnya lahan gambut sehingga menimbulkan percikan api dan menyulut kebakaran lahan. “Kalau sengaja dibakar, kami belum tahu. Karena ketika di lokasi tidak ada satu orang pun yang dicurigai melakukan pembakaran, namun kalau memang ada akan kami selidiki,” ujar Kapolres.

Hanya, Kapolres sedikit kecewa dengan apatisnya masyarakat atas kondisi lahan yang terbakar. “Tugas camat, lurah, dan kades memberi penyuluhan kepada warga untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungannya. Ya, seharusnya kalau ada kebakaran, warga di sekitar lokasi ikut membantu memadamkan, tapi ini tidak ada,” ujarnya.

Ke depan, menurutnya, Pemkab OI dan DPRD harus meregulasi perda untuk membuat kanal-kanal di lokasi yang rawan kebakaran lahan dan hutan. Sehingga jika terjadi kebakaran lahan tidak meluas seperti saat ini, karena terhalang oleh kanal.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengimbau, warga Kota Prabumulih untuk tidak memperparah buruknya kondisi cuaca di Prabumulih dengan ikut-ikutan melakukan penbakaran hutan. “Kota kita ikut terkena dampak akibat pembakaran lahan di sejumlah kabupaten/kota oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami imbau warga tidak membakar saat membuka lahan kebun karet atau sawit,” ujar Ridho.

Terpisah, pasca-kebakaran lahan di beberapa lokasi di Kabupaten Muba, Polres Muba bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Muba melakukan patroli di beberapa lokasi. Kali ini tim turun dan meninjau lokasi pembakaran lahan di wilayah Kecamatan Batanghari Leko, kemarin.

Tim yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Muba, Kompol Khairul S didampingi Kapolsek Batang Hari Leko, Iptu Ferizal Lubis dan Paur Subbag Humas, Iptu Burnani serta puluhan anggota BNPB, melihat pembukaan lahan secara dibakar yang dilakukan warga. “Kami sengaja turn ke lapangan menginventarisasi dan mencegah pembakatan lahan oleh warga atau kelompok,” kata Kompol Khairul S, Kabagops Polres Muba melalui Iptu Burnani, Paur Subbag Humas.

Ia menegaskan, akan memenjarakan para pelaku yang membuka lahan secara dibakar. Ini karena, pembakaran hutan atau lahan dapat mengakibatkan kabut asap. Juga terganggunya aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Kami akan bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran hutan atau lahan, baik warga, kelompok, serta perusahaan,” tambahnya. Patroli ini juga mensosialisasikan kepada warga untuk menghilangkan kebiasaan membakar lahan. (sid/kos/yud/lia/ce5)

Sumatera Ekspres, Kamis, 2 Oktober 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: