Membusuk di Kebun Karet


Pelajar, Diduga Dibunuh

Membusuk di Kebun Karet
Diduga dibunuh: Sosok mayat yang ditemukan pemilik kebun aret, kemarin sudah membusuk. Dari pakaian dikenakan, diduga kuat merupakan pelajar di Kota Prabumulih

________________________________________

PRABUMULIHSesosok mayat berjenis kelamin wanita yang diduga kuat pelajar di Kota Prabumulih, kemarin (20/9) sekitar pukul 10.00 WIB, ditemukan membusuk di sebuah kebun karet milik warga. Korban diduga dibunuh. Saat ditemukan tubuh korban tertelungkup, sebagian wajah tidak bisa dikenali lagi karena sudah menjadi tengkorak dan korban masih mengenakan rok seragam dan sepatu sekolah. Kejadian ini sontak membuat warga Simpang Pinang, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, heboh.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui Oleh Dul Hadi (55) warga RT 2/1, Simpang Pinang, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, saat hendak membersihkan lahan karet, dia melihat mayat korban yang sudah membusuk. Dul kemudian langsung memanggil istrinya dan melaporkannya kepada ketua RT setempat. “Ruponyo itu mayat manusio langsung bae aku lari kareno takut,” ungkap Dul kepada polisi.

Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIk, yang ditemui langsung di tempat kejadian perkara (TKP), membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin wanita tersebut. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengumpulan petunjuk serta barang bukti yang ada di sekitar TKP. “Kalau laporan kehilangan yang masuk seminggu yang lalu. Namun, untuk pastinya berapa lama hilang masih kita mintai keterangan,” ujar Kapolres.

Sakam dan Delta, warga RT 5/5, Simpang Panimur, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, yang mengaku anaknya menghilang selama tiga minggu lalu kemarin mendatangi TKP. Menurut Semar, Ketua RT 5 warganya yang bernama Sela, anak Sakam dan Delta, dilaporkan menghilang. “Salah seorang warga saya memang melaporan bahwa anaknya bernama Sela menghilang. Laporan yang tercatat di kepolisian baru seminggu yang lalu. Padahal, kalau hilangnya sudah dua minggu terakhir,” ujar Semar. Apalagi, lanjut Semar, saat Sakam dan Delta melihat barang bukti sebuah tas milik korban yang ditemui di sekitar TKP. (kos/war/ce6)

Sumatera Ekspres, Minggu, 21 September 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: