Teliti Hubungan dengan Manusia Australia


Teliti Hubungan dengan Manusia Australia
Teliti: Arkeolog asing saat meneliti kerangka manusia yang ditemukan di Gua Harimau. Mereka ingin memastikan apakah ada hubungan kekerabatan antara manusia Gua Harimau dengan manusia Australia

________________________________________

BATURAJATemuan puluhan kerangka manusia kuno yang hidup ribuan tahun silam di Gua Harimau membuat penasaran peneliti asal Australia, Marc Oxenham. Ahli patologi dan penyakit kuno itu ingin memastikan apakah ada hubungan kekerabatan antara kerangka manusia di gua yang terletak di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji, OKU dengan masyarakat Australia. “Nanti akan dilakukan pembuktian apakah ada hubungan dengan masyarakat Australia. Termasuk menghubungkan kerangka yang ditemukan dengan masyarakat sekitar,” kata Marc Oxenham kepada wartawan.

Marc bakal meneliti soa golongan. Kemudian, makanan dan lainnya. Juga meneliti apa yang dilakukan manusia yang terkubur di Gua Harimau tersebut termasuk jenis kelaminnya. Kemudian meneliti apakah mereka pendatang. “Kami akan melihat beberapa sampel termasuk jenis makanannya. Apakah sama atau tidak dengan Australia. Bila sama, kemungkinan ada hubungan kerangka manusia ini dengan masyarakat Australia,” imbuhnya.

Selain melakukan penelitian, Marc juga memberikan training ke peneliti muda Indonesia. Bersama beberapa arkeolog asing lainnya. Yakni, Assoc Prof Dr Nguyen Lan Cuong asal Vietnam, Hirofumi Matsumura PhD asal Jepang, dan satu mahasiswa asal Australia, Anna Wilis.

Ketua tim peneliti untuk Gua Harimau dari Arkeologi Nasional (Arkenas), Prof Truman Simanjuntak mengatakan, kedatangan peneliti asing ini sebagai bentuk kerja sama. “Mengembangkan kerja sama jangan tanggung-tanggung. Harus lingkup internasional, sehingga gaungnya lebih luas. Mereka (peneliti asing, red) melihat bersama-sama serta men-training anak-anak muda Indonesia. Bagaimana menganalisis tengkorak dan tulang. Tentu itu sangant bermanfaat dan meningkatkan ilmu serta pengalaman peneliti muda Indonesia,” pungkasnya. (gsm/ce5)

Sumatera Ekspres, Senin, 15 September 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: