Penemuan di Gua Harimau Sangat Unik


Penemuan di Gua Harimau Sangat Unik
Teliti: Empat aekeolog luar saat meneliti kerangka manusia yang ditemukan di Gua Harimau

________________________________________

BATURAJAEmpat akeolog asing mulai meneliti penemuan manusia kuno di Gua Harimau, Jumat (12/9). Mereka adalah ahli rekontruksi soal kerangka, Assoc Prof Dr Nguyen Lan Cuong asal Vietnam; ahli patologi dan penyakit kuno, Marc Oxenham dan Anna Willis, asal Australia; dan ahli demografi masalah kependudukan dan populasi, Hirofumi Matsumura PhD, asal Jepang. Penelitian akan dilakukan hingga satu pekan ke depan.

Ketua Tim Peneliti Gua Harimau dari Arkenas Prof Truman Simanjuntak mengatakan, penelitian kali ini tak akan dilakukan penggalian. “Hanya peninjauan dan penelitian dari arkeolog asing,” katanya.

Peneliti asal Australia, Marc Oxenham, tak bisa menutupi ketakjubannya terhadap penemuan spektakuler di Gua Harimau. “Selama pengalaman saya sebagai peneliti, saya belum pernah menemukan penemuan sebanyak di Gua Harimau,” ujarnya.

Dikatakan, penemuan di Gua Harimau sangat unik. “Nanti saya akan melakukan penelitian beberapa hari serta memberikan training kepada peneliti Indonesia. Karena baru, saya belum bisa menyimpulkan tentang penemuan di Gua Harimau. Apakah kerangka manusia yang ditemukan ada keterkaitan dengan masyarakat Australia maupun dengan masyarakat sekitar sini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata (Disporabudpar) OKU, Aufa S Sarkomi, mengatakan pihaknya siap memfasilitasi para peneliti baik dari dalam maupun luar negeri. “Kedatangan mereka (peneliti asing, red) menjadi kesempatan guna memperkenalkan OKU ke tingkat internasional. Adanya penemuan kerengka manusia kuno ini, menjadi aset besar bagi OKU, Sumsel, maupun Indonesia. Tentunya bisa menarik wisatawan,” ungkapnya.

Sementar itu, Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Transportasi dan Pariwisata, Muhammad Jhonson, mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel. “Sejauh ini yang diperlukan akses jalan. Kami juga meminta Bapeda OKU bisa menyampaikan ke Provinsi maupun pusat tentang aset besar di Gua Harimau agar mereka tahu. Meski dalam waktu singkat belum dilaksanakan pembangunannya, minimal sudah tercatat,” pungkasnya. Sumatera Ekspres, Sabtu, 13 September 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: