Udara Sumsel Tidak Sehat


BLH Ajak BPBD dan Dinkes Bertindak Cepat

Udara Sumsel Tidak Sehat
Picu Polusi Asap: Kebakaran lahan yang cukup luas terjadi di kawasan Jakabaring, seberang kompleks Jakabaring Sport City (JSC), kemarin (10/9). Tampak petugas berusaha memadamkan kobaran api yang masih berkobar.

________________________________________

PALEMBANGBadan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel mengeluarkan pernyataan mengejutkan, kemarin (10/9). Udara di Sumsel masuk dalam level yang tidak sehat. Kabut dan asap dari barbagai kejadian kebakaran hutan maupun lahan manjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Berdasarkan data kami, indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Sumsel mencapai 101-199. Itu berarti pada kondisi udara yang tidak sehat,” ujar Kepala BLH Sumsel, Lukitariati. ISPU ditetapkan berdasarkan lima komponen pencemaran udara, yakni karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon permukaan, dan partikel debu.

“Kami telah melakukan identifikasi pada beberapa tempat, seperti di Kota Palembang, Banyuasin, dan Ogan ilir. Hasil ISPU menunjukkan level yang tidak sehat. Kalau daerah lain, belum kami identifikasi. Makanya kami minta peran serta kabupaten/kota lain untuk mengidentifikasi ini secepatnya,” imbuhnya.

Lukitariati menuturkan, pihaknya telah menyampaikan kondisi tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel agar secepatnya mengambil tindakan atas permasalahan itu. “Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah dan sebisa mungkin menggunakan masker untuk melindungi pernapasan dari pencemaran udara yang tidak sehat ini,” bebernya.

Kepala Dinkes Sumsel, dr Lesty Nurainy mengatakan, kabut asap memang dapat menggangung kesehatan semua orang, baik yang di dalam kondisi sehat maupun sakit. Pada orang tertentu, lebih mudah mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap dibandingkan orang lain. Khususnya orang dengan gangguan paru dan jantung, lansia dan anak-anak.

“Kabut asap juga dapat memperburuk asma dan penyakit paru kronis lainnya, seperti bronkitis, kronik, PPOK, dan lainnya. Kabut asap juga menyebabkan kemampuan kerja paru menjadi berkurang dan menyebabkan orang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas,” katanya.

Polutan dalam asap kebakaran hutan yang jatuh ke pemukaan bumi juga mungkin menjadi sumber polutan pada air bersih dan makanan yang tidak terlindungi. Pada akhirnya dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Jika mengalami kesulitan bernapas, segera ke pelayanan kesehatan terdekat. Terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti makanan bergizi, tidak merokok, dan istirahat yang cukup,” tandas Lesty. Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan (PKLH) Dinas Kehutanan (Dishut) Sumsel, Achmad Taufik mengungkapkan, 90 persen kebakaran terjadi di luar kawasan hutan.

“Lokasi yang terbakar didominasi lahan pertanian campuran, tapi tidak separah tahun lalu,” bebernya. Puncak kemarau akan terjadi hingga akhir September ini. Suhu bisa mencapai 35 derajat Celsius. Saat ini, sudah dikerahkan empat helikopter milik BNPB dan bantuan dua helikopter dari Sinar Mas Group untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan.

“Kabut asap di Sumsel belum ekstrem seperti provinsi lainnya. Buktinya aktivitas pelayaran dan penerbangan masih lancar. Tapi, tidak ada salahnya masyarakat mengenakan masker demi kesehatan,” imbuh Taufik.

Diungkapnya, telah terjalin koordinasi dengan Dinkes. “Kalau partikel masih di bawah 10, itu berarti masih sehat. Nah, untuk di Palembang, masih aman. Bahkan, malam Rabu tadi, hotspot tidak terpantau, mungkin tertutup awan,” bebernya. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel, Fahrurrozi menambahkan, dari informasi yang didapatkan secara lisan, ada 23 hektare areal kebun sawit di Muba yang terbakar. (wia/uni/ce4)

Sumatera Ekspres, Kamis, 11 September 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: