Sehari, Terjadi Tiga Kebakaran


Sehari, Terjadi Tiga Kebakaran
Siram: Warga tampak berusaha ikut memadamkan api, menyiramnya pakai selang di rumah milik Ningsih dan Tarman yang terbakar, di Jl RE Martadinata, Lr Satria, Gg Melati, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang, kemarin (2/9).

_________________________________________

PALEMBANGDalam sehari kemarin (2/9), terjadi tiga kasus kebakaran rumah. Di Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dan Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI). Tak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk di Kota Palembang, si jago merah melalap dua rumah di Jl RE Martadinata, Lr Satria, Gg Melati, RT 02/01, persisnya di belakang Kantor Lurah 2 Ilir, Kecamatan IT II, sekitar pukul 10.00 WIB. Menghanguskan rumah milik Ningsih (55) dan Tarman (50).

Kebakaran diduga dipicu akibat korsleting listrik, sebab saat kejadian Ningsih tidak berada di rumah. Rumah kayu itu cepat dilalap api, dan menjalar ke rumah Tarman. Bagian bawah rumah Tarman, dikontrak Syarif (27).

“Aku jugo idak tau penyebab kebakaran ini, karno rumah lagi kosong. Aku begawe, bini aku d rumah sakit lagi nunggu wong tuo. Dapet kabar jugo dari tetanggo sinilah, kalu kontrakan aku kebakaran. Jadi pas tau kabar itu aku langsung balek. Ruponyo iyo nian,” ujar korban Syarif, yang baru empat bulan mengontrak di sana.

Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian, lantaran rumah yang terbakar sulit djangkau armada pemadam kebakaran. “Rumah milik Ningsih ludes terbakar, sementara rumah Tarman sebagian yang terbakar, satu kontrakannya juga ikut terbakar. Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran,” kata Kapolsekta IT II AKP Ary Sudrajat, didampingi Wakapolsek AKP Rachmat S Pakpahan.

Sedangkan di Kabupaten PALI, rumah milik Sumar (52), di Kampung III, Desa Kerta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, yang ludes terbakar, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, Sumar dan istrinya, Amina, sedang pergi berkebun karet. Saksi Anson yang melintas di depan rumah korban, terkejut melihat api dan asap membumbung dari atap rumah korban.

Namun warga dan korban tak bisa berbuat banyak, api dengan cepat melalap rumah yang terbuat dari kayu. “Aku yakin Pak, api itu muncul darii los-an listrik yang dilakukan oknum PLN terhadap meteran aku sekitar empat bulan lalu Pak. Akibatnyo meteran aku mengalami rusak. Laju kato wong PLN dilos-kan bae dulu apinyo untuk sementaro,” beber bapak sembilan anak itu.

Sementara untuk kebakaran yang terjadi di Kabupaten OI, nyaris membakar cucu dan neneknya, warga Dusun II, Desa Tanjung Gelam, Kecamatan Inderalaya, persis di depan Masjid Al Ikhwan. Beruntung Marsiah (60), berhasil menyelamatkan diri berikut cucunya, Muhlis (10). Pemicunya, lantaran cucunya tersebut memainkan korek api gas hingga menyulut kasur di kamar depan dari rumah semi permanen itu, sekitar pukul 11.30 WIB. (why/air/ebi/sid/ce2)

Sumatera Ekspres, Rabu, 3 September 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: