Sidak, Nihil Daging Oplosan


Sidak, Nihil Daging Oplosan
Cek:
Kepala Disnak Sumsel, Ir Max Sulistiyono, bersama tim dari Sumsel dan Kota Palembang mengecek kondisi daging sapi dan ayam yang dijual, kemarin

________________________________________

PALEMBANGDinas Peternakan (Disnak) Sumsel bersama perwakilan dinas terkait Kota Palembang melakukan inspeksi mendadak (sidak) daging sapi dan ayam ke tiga pasar tradisional Metropolis. Yang disidak kemarin (14/7) pagi, yakni Pasar Cinde, 26 Ilir dan Pahlawan.

“Dari tiga pasar itu, Alhamdulillah tidak ada daging yang menggunakan bahan pengawet, oplosan, dan gelondongan. Masyarakat tidak perlu takut,” kata Kepala Disnak Sumsel, Ir Max Sulistiyono MM, kepada Sumatera Ekspres, kemarin (14/7).

Dalam sidak itu, tim ahli dari Disnak langsung melakukan pengujian terhadap daging sapi yang dijual. “Semuanya dites menggunakan pH daging dan hasilnya memang masih tergolong bagus semua,” ungkap Max.

Data yang dihimpun Disnak dari sidak itu, para pedagang mendapatkan daging sapi dari satu tempat yang sama. Mereka membeli dari rumah pemotongan hewan (RPH) di Gandus. “”Kami juga akan telusuri setiap RPH yang ada untuk memastikan proses pemotongan benar dan higienis demi menciptakan rasa aman kepada masyarakat yang mengonsumsi daging,” tuturnya.

Pengecekan rutin dilakukan. Tujuannya agar peredaran daging bisa dikontrol. Max juga ingin memastikan bahwa stok daging jelang Lebaran tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan. “Stok kita sudah mencukupi, bahkan hingga akhir tahun . Harga stabil, Rp 110 ribu per kilogram (kg),” tegasnya.

Selain mengecek daging sapi, sidak kemarin juga memastikan penjualan ayam potong dan telur ayam. Harga ayam potong berkisar Rp 25-Rp 27 ribu per kg. Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, Ir Permana MMA mengatakan, tingkat konsumen daging di Sumsel mencapai 364,48 kilogram dalam kurun waktu sebulan.

Jumlah tersebut meningkat 15-20 persen selama bulan Ramadhan ini. “Daging sapi masih dipasok dari Lampung. Yang jadi kendala, pasaran sapi Lampung juga memenuhi kebutuhan DKI Jakarta,” tukasnya.
(rip/ce4)

Sumatera Ekspres, Selasa, 15 juli 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: