Warga Belani Terancam Terisolasi


Api Masih Menyala di PT SRMD

Warga Belani Terancam Terisolasi
Belum Padam: Tampak awak media dan anggota TNI, kemarin, melihat dari kejauhan api yang masih membumbung tinggi di lokasi ledakan sumur bor rig west Belani 8 milik PT SRMD, Desa Belani, Kecamatan Rasas Ilir, Kabupaten Muratara

________________________________________

MURATARAPasca-meledaknya sumur bor rig West Belani 8 milik PT Serelaya Merangin Dua (SRMD) di Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, hingga siang kemarin (8/7), api masih membumbung tinggi di lokasi sumber ledakan. Di sekitarnya, terlihat dipasang dua garis polisi yang membentang di jalan menuju sumur bor minyak.

Meledaknya sumur bor milik PT SRMD yang diduga adanya gas liar (blowout) membuat permukiman penduduk di Desa Belani terisolasi. Sebab, untuk sementara akses jalan warga yang biasa mereka lalui tidak dapat dilintasi karena adanya radiasi api dari semburan ledakan. Dan pihak perusahaan tengah mengupayakan untuk membuka jalan baru.

Taufik, warga sekitar lokasi kejadian, mengatakan, akses jalan yang sementara waktu tidak boleh dilintasi, tepatnya di samping lokasi ledakan sumur minyak, merupakan akses untuk menuju ke perkampungan. “Kalau mau memutar atau melewati jalan lama, sangat tidak memungkinkan. Tapi kalau dipaksakan juga akan membutuhkan waktu yang lama,” katanya.

Dia mengharapkan agar pihak perusahaan membuka jalur yang lama. Sebab, untuk saat ini tidak terpakai, dan harus dibuka serta dibersihkan lebih dulu. “Perusahaan harus membersihkan jalan itu dulu. Jika tidak, maka akan terisolasi desa kami,” ujarnya.

Pantauan dari sekitar lokasi kejadian, puluhan pegawai dari pihak perusahaan lengkap dengan seragam serta peralatan masih menunggu hingga padamnya api di lokasi tersebut. Disiagakan juga dua unit mobil pemadam kebakaran guna mengantisipasi agar api tidak menyebar ke kawasan lainnya yang dekat dengan lokasi ledakan.

Sebab, dampak ledakan yang terjadi Senin (7/7) itu membuat sejumlah alat berat kontainer di area lokasi tersebut hangus terbakar. “Kami terus mengimbau dan memnta kepada warga yang dekat dengan lokasi semburan untuk menjauh. Upaya itu sudah kita lakukan sejak kejadian hingga dengan hari ini,” kata Camat Rawas Ilir, Gunadi.

Dimana, lanjut Gunadi, peristiwa meledaknya sumur bor tersebut jaraknya hanya sekitar 2,5 km dari desa. Dan tak jauh dari lokasi, berjarak 3 km dari lokasi ledakan terdapat pula gudang bahan peledak (handak) milik perusahaan.

Kapolres Mura AKBP Chaidir mengatakan, saat kejadian, sejumlah karyawan baik yang berada dekat ledakan ataupun sekitar area lokasi langsung dievakuasi. “Sekitar 3 km dari lokasi kebakaran terdapat gudang Handak,” ujarnya.

Selain berusaha memadamkan api, pihak PT SRMD juga mendatangkan tenaga ahli yakni tim dari SKK Migas dan tiga staf ahli OTCG yang kemarin sudah berada di lokasi. Sedangkan tim expert dari Amerika baru akan tiba di Palembang besok (9/7), yang selanjutnya baru menuju ke lokasi ledakan. Informasinya dari pihak perusahaan, bahwa api hanya bisa dipadamkan dengan peralatan khusus yang diorder,” tambah Chaidir.

Ipul, seorang pekerja yang saat kejadian berada di lokasi, menjelaskan, sebelum meledaknya sumur minyak, sejumlah pekerja mendengar bunyi seperti suara seruling yang hanya beberapa detik dibarengi suara alarm. Mendengar alarm yang keluar dari wilayah pengeboran, pekerja yang saat itu jumlahnya sekitar 50 orang terdiri dari tenaga ahli antisipasi penanggulangan minyak dan tenaga lapangan kocar-kacir menyelamatkan diri ke area aman.

“Tidak lama kemudian, api langsung keluar dari tanah dengan menyemburkan api hingga mencapai 350 meter ke atas dari permukaan tanah. Kemudian beberapa petugas langsung melapor dan datanglah mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Di tempat lain, Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Muratara, Hendriansyah, mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Muratara telah menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan dan SKK Migas. Dan tiga Staf ahli OTCG perusahaan sudah datang. Sayang, pihak PT SRMD ketika akan dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan belum bersedia memberkan komentar. (wek/air/ce6)

Sumatera Ekspres, Rabu, 9 Juli 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

One Response to Warga Belani Terancam Terisolasi

  1. ijin nyimak😀 http://cicakkreatip.com/2014/07/09/9-langkah-pengecekan-motor-injeksi-yang-bisa-dilakukan-konsumen-sebelum-motor-dibuat-mudik/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: