Awak Bus Kota Keroyok Anggota Korem


Dipicu Naikkan Tarif Semaunya

Awak Bus kota Keroyok Anggota Korem
Amankan: Bus kota jurusan Ketapati–AAL BG 7078 RH yang diamankan di Makorem 044/Gapo

________________________________________

PALEMBANGAnggota TNI AD dari Korem 044/Garuda Dempo (Gapo), Sertu Supriyadi, babak belur dan harus dirawat di RS dr AK Gani, Palembang. Dia dikeroyok awak bus kota jurusan Kertapati–AAL bernopol BG 7078 RH, buntut dari diduga awak bus kota yang menaikkan tarif semaunya sendiri.

Diakui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 044/Gapo, Mayor Inf Dedi Sugiri, kejadiannya berlangsung Minggu (6/7). Saat itu korban bersama keponakannya, baru sampai di Palembang dari Muara Enim menumpang kereta api (KA). “Turun di Stasiun KA Kertapati, mereka langsung naik bus kota jurusan AAL (Alang-Alang Lebar, red),” urai Dedi, tadi malam (8/7), usai acara buka bersama dengan unsur muspida Sumsel di Makorem 044/Gapo.

Lanjut Dedi, baru beberapa meter bus berjalan, Rohman selaku karnet bus menagih ongkos. Korban lalu memberikan ongkos Rp 10 ribu untuk mereka bertiga, dimana ongkos per orang kini Rp 3 ribu. “Karnet bus malah bilang kurang, seharusnya masing-masing orang membayar Rp 10 ribu. Karena merasa ongkos terlalu mahal, korban pun menolak untuk membayar lebih,” ujarnya.

Mendapat penolakan dari korban, Kernet bus (Rohman) mengadu kepada sopirnya, Badrus. Dijawab sopirnya, kalau tidak mau bayar turunkan saja. Benar saja, korban dan kedua keponakannya langsung diturunkan. “Tidak jadi naik bus kota itu karena diturunkan, korban meminta kembali ongkos yang sudah dibayarnya. Yang terjadi malah cekcok, sopir dan kernetnya, serta beberapa penumpang lain yang diduga rekannya, ikut turun dari bus dan langsung mengeroyok korban,” terang Dedi.

Meski perlawanan jelas tidak seimbang, tambah Dedi, korban masih sempat mengatakan dia adalah anggota TNI dari Korem 044/Gapo. Tapi para pelaku tidak menggubrisnya, menganggap koban hanya mengaku-ngaku saja. Setelah memukul, menendang, dan menginjak korban, pelaku pergi begitu saja. “korban menggunakan kendaraan lain, untuk menuju Makorem dan melapor ke petuas piket. Setelah diminta melakukan visum, anggota lain langsung melakukan pencarian terhadap pelaku,” jelasnya.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya bus kota warna orange jurusan Kertapati–AAL bernomor lambung 4.12 itu ditemukan pada Selasa pagi (8/7). Bus kota milik Feri itu disinyalir akan dikaburkan identitasnya. “Pemilik bus (Feri, red) sudah kami minta informasinya. Sementara awak busnya yang melakukan pengeroyokan, Badrus (sopir), Rohman (kernet), Iyan dan tiga lainnya masih dalam pencarian kami,” tegas Dedi.

Dedi menambahkan, Feri (pemilik bus kota) tidak dilakukan penahanan, hanya dimintai informasi saja untuk mencari para pelaku pengeroyokan terhadap anggota Korem 044/Gapo tersebut. “Sekarang bus kotanya sudah kami amankan di Makorem 044/Gapo, sebagai jaminan. Nanti setelah informasinya lengkap, akan dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum,” pungkasnya. (cj8/air/ce6)

Sumatera Ekspres, Rabu, 9 Juli 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

One Response to Awak Bus Kota Keroyok Anggota Korem

  1. wah wah wah…..berani beraninya heheh😀 http://cicakkreatip.com/2014/07/09/9-langkah-pengecekan-motor-injeksi-yang-bisa-dilakukan-konsumen-sebelum-motor-dibuat-mudik/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: