Gamis-Kaftan Sambut Lebaran


Bermain Renda dan Jemputan

Gamis-Kaftan Sambut Lebaran

Idul Fitri momen kemenangan yang harus disambut dengan penuh keceriaan. Baju baru menjadi salah satu tradisi menyambut hari nan fitri itu.

________________________________________

Menyambut momen tersebut, salah satu perancang busana ternama Tri Gunawan, sudah menyiapkan beberapa koleksi terbarunya, khususnya untuk Lebaran nanti. Ada gamis renda tile dan renda brukat, kaftan jemputan, serta mukena sutera.

Dari beberapa koleksi terbaru itu, yang jadi unggulan Tri kali ini adalah gamis dengan penuh hiasan renda. “Kami sengaja impor renda-rendanya langsung dari Cina,” ucapnya.

Renda tersebut menghiasi setiap busana yang dibuat pada bulan Ramadhan ini. “Ini pertama kali main renda dalam busana. Kami sudah melakukan beberapa percobaan dan hasilnya menarik. Karena itu, saya gunakan untuk rancangan koleksi terbaru menyambut Idul Fitri,” beber Tria.

Gamis-Kaftan Sambut Lebaran Untuk gamis renda tile, dia memadukan gamis tersebut dengan jilbab sorong yang bahan dan warna disesuaikan dengan gamis. Bahan dasar gamis itu adalah kain shiffon viscose atau biasa disebut dobby viscose.

Beberapa sisi gamis seperti bagian dada, lengan tangan kanan, dan kiri menggunakan renda tile. Kelebihan renda tile, yakni lembut dan “jatuh” sehingga sangat pas untuk mempercantik busana.

Busana muslimah yang dihasilkan menjadi lebih elegan dan mewah. “Rendanya dibuat mengerut seperti pakaian ala Victorian, warnanya putih. Jilbab sorongnya juga menggunakan dobby viscose dan setiap sisinya ditambahkan renda serupa,” jelas Tria.

Ada beragam pilihan warna seperti merah hati, putih, hijau, kuning, dan abu-abu. Bisa untuk remaja maupun dewasa. Ada pula gamis renda brukat, dimana bahan dasarnya sama, yakni dobby viscose. Lalu, ditempeli renda brukat warna putih. Hanya saja, Tria menambahkan batu kristal di bagian brukat tersebut.

Tambahan kristal menjadikan gamis tersebut lebih elegan saat dikenakan. Jilbab sorongnya juga dihiasi renda brukat. Tria juga menelurkan kembali model kaftan. Hanya saja, untuk tahun ini, ada penambahan jemputan karya warna pada kaftan tersebut. Kain jemputan dibentuk bergelombang dengan warna-warni yang memikat. Bagian bawah kaftan juga dihiasi jemputan.

“Kami membuat kaftan ini dari dasar shiiffon sutera dan dipermanis dengan jemputan di bagian bawahnya,” bebernya. Pada bagian leher, ditambahkan payet berupa bordiran.

Tria mengambil tema kaftan jemputan kaya warna ceria untuk koleksi terbarnya tahun ini. Kaftan disajikan dengan dengan jemputan warna-warni sehingga sangat cocok untuk remaja dan dewasa.

Kaftan tersebut bukan hanya dapat digunakan saat Lebaran, tapi cocok untuk pesta, momen silaturrahmi, kondangan, jalan-jalan, dan sebagainya. Selain gamis dan kaftan, Tria juga menyediakan mukena terbaru yang terbuat dari sutera. Bedanya, mukena tersebut menggunakan renda double atau dua lapis renda.

Renda tersebut berada di sekeliling mukena sehingga mukena terlihat lebih anggun dan lembut. Mukena tersebut tersedia dengan beragam pilihan warna cantik, seperti hijau, merah, pink, cokelat, dan putih.

“Kami juga sediakan tas cantik untuk mnyimpan mukena bahan sutera ini,” umbarnya. Semua produk hasil rancangan Tria Gunawan itu dipasarkan mulai harga Rp 500.000–Rp 750.000 (wia/rip/ce4)

Simpel Jadi Pilihan

Gamis-Kaftan Sambut Lebaran -- Simpel Jadi PilihanTiap orang tentu punya selera busana berbeda. Termasuk yang akan dipakai di hari Lebaran. Begitu pun dengan tiga dara cantik, Nyimas Ranti Dwi Putri (Ranti), Siti Ismi, dan Hanggi Dyah Arini (Hanggi).

Ranti menyukai busana model kaftan yang penuh warna. “Setiap Lebaran, yang paling sering dibeli itu mukena. Selain itu, ya pakaian untuk Lebaran. Model kaftan yang memang selalu jadi tren tiap tahunnya,” ujar gadis berusia 21 tahun itu.

“Memang model ini terlihat lebih besar dan lebar pakaiannya. Tapi, nyaman dipakai serta menutupi aurat. Apalagi model dan tipe terbarunya sangat beragam sesuai dengan mode fashion anak muda,” tutur Ranti. Layaknya kembar, busana Lebaran Ranti dan ibunya harus sama. “Tipe baju kesukaan mama sama seperti saya. Jadi, kami selalu sama setiap tahun. Mama dan saya juga suka kaftan dengan beragam paduan warna-warni,” tutur bungsu dari dua saudara ini.

Ia menilai, busana hasil rancangan Tria Gunawan keren-keren dan dibuat memang untuk memanjakan kalangan remaja maupun orang tua. “Sesuai dengan tren saat ini. Pokoknya harus punya kaftan yang ini, tapi mau lapor mama dulu,” ujarnya sembari tersenyum. Ia juga mengagumi model mukena baru Tria Busana yang lembut, adem dan ringan saat dipakai.

Lain lagi dengan Siti Ismi. Mahasiswi Unsri semester VI ini lebih memilih mengikuti selera keluarga untuk urusan pakaian Lebaran. Dimana, ia bersama orang terdekatnya itu lebih cenderung menggunakan pakaian seragam agar terlihat lebih kompak.

“Biasanya, keluarga sering pakai gamis di hari pertama dan pakaian seragam di Lebaran kedua,” tutur Harapan I Gadis Sumsel itu. Ismi menyukai busana yang simple dan tidak terlalu ramai permainan warna serta pernak-pernik. Dara kelahiran Palembang 10 Januari 1994 itu mengincar jumputan yang dipadupadankan dengan songket dan gamis untuk Lebaran tahun ini. Bisa tampil modern tanpa meninggalkan kesan tradisional. “Jadi, masih ada ciri khas Palembangnya,” ucapnya.

Ismi juga memilih memadupadankan sendiri busana yang akan dikenakan saat Lebaran nanti. Ia berpatokan pada tren agar karya tangannya tak ketinggalan mode.

Sementara itu, Hanggi Dyah Arini memiliki selera fashion yang sama dengan Ismi. PNNS Kanwil Kemenkum HAM Sumsel itu menyukai busana yang simpel untuk dipakai saat Lebaran. “Dengan begitu, penampilan kita tidak terlalu mencolok, tapi tetap terlihat glamor,” ungkap Hinggi.

Meski begitu, ia tetap mengikuti tren busana terkini. Untuk Lebaran nanti, mahasiswi Universitas Taman Siswa itu memilih model kaftan. Warna yang disukai Hanggi, yakni pink, bieu dan lainnya. “Saya menyukai desain-desain koleksi Tria Busana. Selain sangat simple, juga menawan,” tukasnya. (wia/rip/ce4)

Sentuhan Songket dan Manik-Manik

Gamis-Kaftan Sambut Lebaran -- Sentuhan Songket dan Manik-Manik Di bulan Ramadhan menyambut Idul Fitri, Anifa terus memperbaharui koleksinya. Tak mau kalah dengan butik dan produsen khusus busana muslim dan muslimah lain, mode-mode terbaru pun diperkenalkan.

Evi Ernani, Store Manager Anifa Palembang Trade Center (PTC) Mall mengungkapkan, pihaknya sudah mengeluarkan beberapa koleksi khusus Ramadhan. Salah satu koleksinya yang terbaru yakni gamis songket.

“Gamis mungkin sudah familiar. Tapi, kami menyediakan yang berlapis songket sehingga kesan tradisionalnya tetap ada dalam busana muslim yang kami produksi,” tuturnya. Gamis songket tersebut menggunakan bahan dasar shantung. Desainnya berupa terusan panjang dengan rompi yang berlapis songket. “Pada bagian rompi ini, kami tambahkan kancing berbagai bentuk sehingga mempercantik gamis tersebut,” imbuh Evi.

Agar menarik, dipadupadankanlah beragam warna seperti merah muda, hijau, ungu, biru, dan lainnya. “Busana ini sangat cocok digunakan remaja di bulan Ramadhan maupun saat Lebaran nanti,” katanya.

Selain berbalut songket, ada juga gamis brukat manik. Gamis tersebut menggunakan bahan shiffon. Pada bagian dada, dipenuhi beragam manik-manik yang berwarna-warni. Tak hanya itu, ada juga manik-manik di bagian lengan tangan sehingga menambah daya tarik model busana satu ini.

Warna untuk gamis brukat manik-manik ini pun beragam, ada abu-abu, merah bata, ungu, biru, dan sebagainya. Berbeda dengan gamis blink yang juga dipenuhi manik-manik dan mutiara. Bahan dasar yang digunakan yakni spandek.

Ada juga busana muslimah lainnya, yakni setelan rok border, gamis rompi brukat, gamis shiffon putih, gamis putih, setalan kulot, dan lainnya. Setiap pakaian dibuat dengan standar anak muda dan wanita lanjut usia. Warnanya pun bervariasi.

“Kami menyediakan aneka blus dan setelan. Ada beberapa setelan muslimah yang langsung ditambahkan dengan kerudung atau hijab. Ada beberapa yang tidak. Semua produk yang kami tawarkan dengan harga terjangkau, mulai Rp 200 ribuan,” tandasnya. (wia/ce4)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 5 Juli 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: