Sopir Terlibat Penodongan dalam Bus Kota


Korban Ditusuk Tujuh Liang

Sopir Terlibat Penodongan dalam Bus Kota
Penodongan: Dua pelaku yang terlibat penodongan terhadap penumpang bus kota, Ismail dan Rahmat Hidayat, digelandang polisi ke Mapolresta Palembang. Komplotan ini tak segan, tega menusuk korbannya sampai tujuh liang

________________________________________

PALEMBANGDua dari empat pelaku penodongan dalam bus kota, Senin malam (30/6), diringkus aparat Unit Kam Sat Intelkam Polresta Palembang. Salah satunya, oknum sopir bus kota jurusan Plaju–Km 12, Ismail (28), warga Jl Sentosa, Kecamatan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju.

Seorang lagi Rahmat Hidayat (24), warga Jl DI Panjaitan, Lr Jaya I, RT 24, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang. Mengetahui temannya ditangkap polisi, tersangka Rahmat coba kabur. Pelariannya baru berhenti setelah timah panas polisi menerjang betis kanannya.

Kedua pelaku merupakan DPO kasus penodongan terhadap Dewiyana (35), warga Jl Silaberanti, Lr Satria I, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I, Palembang yang laporannya bernomor LP/B-1555/VI/2014/Sumsel/Resta tertanggal 13 Juni 2014. Saat itu menurut korban dirinya hendak menuju ke kawasan Sekip.

Namun, saat naik ke bus kota yang disopiri Ismail, persis di kawasan Jl GH Bastari, depan Kejari Palembang, empat pelaku mendekati tempat duduknya dan menodongkan sajam. Pelaku meminta seluruh barang berharga milik korban, namun mendapatkan perlawanan.

Korban kemudian ditusuk di bagian perut dan pinggang, lengan dan betis hingga sebanyak tujuh liang oleh komplotan pelaku yang langsung kabur setelah minta sopir berhenti di atas Jembatan Ampera.

“Sepi penumpang tu pas korban naik. Ado sikok, itu jugo lah nak turun. Jadi, aku dak pulok perhatike pas buudak ni begawe, aku kan sambil bawak mobil,” aku Ismail.

Sementara tersangka Rahmat mengaku sebelum beraksi mereka habis minum minuman keras (miras). “Ado BR dan TN (DPO) yang jugo melok. Dak dapet apo-apo. Cuma HP bae sikok, kami jual Rp 250 ribu dan kami pake lagi untuk minum-minum. Sudah sampai di situlah,” timpal Rahmat.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Curas. “Kami langsung koordinasikan dengan Satreskrim soal tangkapan ini. Namun, untuk menghindari perlawanan yang diberikan, terpaksa kami tindak tegas saat ditangkap,” pungkas Kasat Intelkam Polresta Palembang Kompol Ikhsan SIk, melalui Kasubnit II Kam Aipda Aviv Sancoko SH. (aja/air/ce6)

Sumatera Ekspres, Rabu, 2 Juli 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: