Nasib Malang Satria, Balita yang Wajahnya Digigit Anjing


Minta Tanggung Jawab

Nasib Malang Satria, Balita yang Wajahnya Digigit Anjing
Rusak: Kondisi wajah Satria, yang rusak akibat digigit anjing tetangganya.

_____________________________________________________

Dengan kondisi wajah dibalut perban, kapas dan plester, Satria Pinayungan (4), datang ke Polresta Palembang. Dia digendong kakeknya, Suhada (54) berniat melapor karena wajahnya digigit anjing tetangga mereka, di Jl Pangeran Ratu, Lr Tasuba, RT 11/03, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, Minggu petang (28/4).

================================
================================

Suhada, panik dan begitu khawatir begitu mengetahui cucunya digigit anjing milik tetangganya, Qori (50). Bergegas, Suhada membawa balita itu ke klinik terdekat. Sebab, selain takut rabies, gigitan itu di bagian wajah cucunya. Benar saja, cucu itu harus mendapat lima jahitan di bagian pipi kiri, luka robek di bibir. Parahnya, gigitan anjing itu membuat pipi kanan cucunya nyaris tak berbentuk lagi.

“Kasihan cucu kami ni, Dek. Bapak dengan ibunyo pisah, sekarang dio tinggal dengan kami. Kareno ibunyo lagi jadi TKW di Malaysia. Sekarang dio dapat luko cak ini pulo, sedih kami,” ungkap Suhada, ditemui Wartawan Koran Ini di Mapolresta Palembang, kemarin (30/4).

Namun, yang disayangkan Suhada, pemilik anjing itu menolak bertanggung jawab. Dia malah menyalahkan korban, yang telah mengganggu anjing tersebut beristirahat. Karena merasa tak senang dengan jawaban tetangganya itu, Suhada terpaksa melapor ke polisi.

“Dio memang ikut mengantar cucu kami ke klinik Arrisalah, dekat rumah. Katonyo nak bayari biaya pengobatan, tapi ternyato idak. Masih kami jugo yang bayar. Pas besoknyo kami temui, justru cucu kami ini yang disalahkan. Kami dak terimo, sehingga melapor ke sini (Polresta Palembang, red),” ujar Suhada.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting, melalui Kepala SPK Terpadu Shift B Ipda Jekonia Simanungkalit, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti lapor polisi nomor LP/B-1140/IV/2014/Sumsel/Resta.

“Sejauh ini yang kita terima adalah laporan atas perbuatan tidak menyenangkan yang diperbuat oleh terlapor, tetangga korban. Selanjutnya kami limpahkan ke Satuan Reskrim,” pungkas Jekonia. (*/ce1)

Sumater Ekspres, Kamis, 1 Mei 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: