Mei Pancaroba, Waspada DBD


Mei Pancaroba, Waspada DBD
Tergenang: Jl Angkatan 45 tergenang air pascahujan, kemarin. Genangan air ini mengganggu kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di sana.

_____________________________________________________________

PALEMBANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel memperkirakan, Mei, musim pancaroba. Karena itu cuaca sering tak menentu dan cenderung ekstrem. Dimana hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang. “Saat ini posisi matahari masih berada digaris khatulistiwa. Sehingga ketika siang, hari cuaca sangat terik, tapi masih berpotensi hujan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel, Indra Purnama.

Besar kemungkinan terjadi perubahan cuaca secara tiba-tba dan signifkan. Berpotensi terjadi curah hujan yang sangat tinggi disertai angin kencang di atas 25 knot. Kondisi tersebut bisa memicu terjadi kerusakan. “Hujan di wilayah Sumsel juga dipengaruhi tingginya intensitas penguapan air,” ulasnya.

Seiring musim pancaroba ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, dr Anton Suwindro, mengingatkan bahaya demam berdarah dengue (DBD). Banyak tempat yang tergenang air bersih. menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti.

Jentik nyamuk ini mampu bertahan hingga enam bulan. Artinya, hingga beberapa bulan ke depan, jika jentik nyamuk tersebut belum hancur, maka sangat besar kemungkinannya untuk berkembang menjadi nyamuk dewasa saat musim penghujan tiba.

Kata Anton, tahun lalu (20130, Januari, ada 76 kasus dan Februari 67 kasus DBD. Sedangkan tahun ini, Januari ada 40 kasus dan Februari ada 37 kasus DBD. “Jika dibandingkan tahun lalu dalam periode yang sama (Januari-Februari), Maka jumlah kasus DBD mengalami penurunan,” tuturnya.

Meski begitu, masyarakat diminta tidak lengah. Sepanjang kesadaran terhadap pentingnya hidup sehat tinggi. DBD tidak akan merajalela. Tidak perlu ada yang menjadi korban dari penyakit ini. “Guna meningkatkan kesadaran masyarakat, kami secara aktif menginformasikan pada masyarakat melalui media serta membuat surat edaran ke puskesmas dan puskesmas pembantu,” tukas Anton. (yun/ce4)

Sumatera Ekspres, Selasa, 29 April 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

2 Responses to Mei Pancaroba, Waspada DBD

  1. wah, Om lembang ini hobby yaa posting berita. Saya seperti baca koran aja setiap mampir di blog ini πŸ˜€

  2. saya hanya ingin berbagi info seputar kota saya saja Mas Rahman :-), semua info saya ketik dan bersumer dari koran yang sudah menjad langganan saya sejak 9 tahun lalu, Mas πŸ™‚ (kecuali jika tidak ada info menarik). terima kasih kunjungan, Mas Rahman, maaf jika saya jarang berkunjung ke blog Mas Rahman, juga blog Mas Irfan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: