Maling Teriak Maling


Maling Teriak Maling
Gelar: Kapolsekta IB I Kompol Budi Santoso, didampingi Wakapolsekta AKP Yulia Farida, memperlihatkan pisau milik tersangka Alex, yang digunakan saat menodong korban Rio.

_____________________________________________________________

PALEMBANG Malin teriak maling, dilakukan Ale Putra (29), begitu dia terdesak dikerumuni massa. Bahkan residivis kasus pembunuhan itu sempat menuding Rio Adi Pratama (23) adalah yang hendak merampoknya. Padahal, Rio yang berprofesi wartawan itu sudah terjatuh dari sepeda motornya hingga menabrak pagar, akibat setang motornya dipukul.

“Tiba-tiba pelaku (Alex, red) membuang pisaunya dan menuduh saya nodong. Saya langsung mengaku wartawan, menunjukkan STNK motor dan kartu pers saya ke warga bahwa sayalah korbannya. Warga akhirnya percaya, lalu menangkap pelakudan sempat diamankan satpam RS Bunda,” ujar Rio saat ditemui Koran Ini di Mapolsekta IB I, kemarin (28/4).

Diceritakan Rio, kejadian Jumat (25/4), sekitar pukul 19.00 WIB, saat dia dari kantor hendak ke tempat temannya, di Jl Trikora, Lr Arisan, belakang RS Bunda, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Rio yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah bernopol BG 3542 ZV, dipepet dari belakang oleh tersangka Alex dan temannya, berinisial An (DPO).

Tersangka Alex yang dibonceng An, meneriaki Rio. “Kau ini ye yang goco (pukul, red) adek aku,” ucap Rio menirukan ucapan tersangka Alex. Belum hilang rasa bingung Rio dengan tuduhan itu, tiba-tiba tersangka Alex memukul setang motor Rio. Akibatnya Rio oleng dan motornya menabrak pagar beton di pinggir jalan.

Tersangka Alex langsung mengeluarkan sebilah senjata tajam (sajam), hendak merampas sepeda motor Rio. Tapi dipertahankan Rio, sambil diteriakinya maling. Saat warga berdatangan itulah, tersangka Alex membuang pisaunya dan balik menuduh Rio sebagai penodong. Sementara pelaku An, langsung kabur dengan sepeda motornya. “Beberapa bulan kemarin, hampir juga kena penodongan dengan modus yang sama,” tambah Rio.

Ketika ditemui di Mapolsekta IB I, kemarin (28/4), tersangka Alex tetap membantah melakukan penodongan dan pemilik pisau yang disita polisi itu. Diakuinya, malam itu dan dan An usai minum tuak. “Aku idak maling, waktu itu cuma pegang bahu korban tapi terjatuh. Saat aku angkat motornya, diteriaki maling,” kelit bapak dua anak itu, warga Jl Ki Gede Ing Suro, Lr Serengam, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II, Palembang.

Di bagian lain, Kapolsekta IB I Kompol Budi Santoso SSos didampingi Wakapolsekta Yulia Farida SH, menegaskan, tersangka Alex tertangkap tangan melakukan pencurian dengan kekerasan (curas). “Tersangka sudah kami amankan dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang Curas. Barang bukti (BB) yang kami sita sepeda motor milik korban dan pisau milik tersangka. Untuk pelaku lainnya (An, red) kami tetap DPO,” tegasnya. (cj1/air/ce1)

Sumatera Ekspres, Selasa, 29 April 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: