Baleho Roboh, 4 Korban Luka


Baleho Roboh, 4 Korban Luka
Sebuah mobil Avanza tergencet rangka besi baleho yang roboh akibat diterjang angin kencang, kemarin (28/3)

PALEMBANG — Akibat hujan deras disertai angin kencang melanda di seputaran Kota Palembang mengakibatkan baleho raksasa berdiameter sekitar 16 x 6, dan tinggi 15 meter milik Davis Advertising di Jl R Sukamto tepatnya di depan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan roboh, dan menyebabkan macet panjang.

Akibat kejadian tersebut, dua kendaraan yang sedang melintas yakni Toyota Innova nopol BG 267 AH warna hitam, dan Toyota Avanza Nopol BG 1785 NL warna silver ringsek tertimpa baleho tersebut. Beruntung korban berhasil diselamatkan warga di sekitar TKP yang langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Hendrawan (28), warga sekitar menceritakan, kejadian berlangsung saat hujan deras mengguyur sekitar pukul 16.30 WIB, dimana kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut tidak terlalu ramai. “Awalnya baleho sempat miring, tidak lama setelah itu langsung roboh dan menimpa dua kendaraan roda empat yang sedang melintas,” ujarnya saat dibincangi Wartawan koran ini, kemarin (28/3).

Melihat kejadian tersebut, beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung membantu korban. “Untungnya keempat orang korban yang berada di dalam kendaraan ini berhasil kita selamatkan, dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dari TKP,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan koran ini di lapangan, ternyata kondisi keamanan baleho raksasa tersebut cukup memprihatinkan. Dimana kontruksi tiang penyangga bahelo hanya diperkuat dengan tumpukan coran tipis, tanpa fondasi penunjang yang memadai, seperti baut breket dan lainnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tata Kota, Ir Isnaini Madani MT ketka dihubungi mengatakan, pihaknya selalu melakukan pengawasan terhadap media-media reklame, terutama yang berukuran lebih dari 4 x 6 meter. Karena, reklame besar ini memang rawan jika kontruksi yang dipakai sembarangan.

“Pada saat pengajuan izin, kami selalu mewajibkan penyelenggara reklame untuk melampirkan kajian kontruksi dari reklame yang akan dipasang, ketebalan dari besi yang akan dipasang, kemudian papan reklamenya juga dilihat. Memang dalam persyaratan izin tidak termasuk, tapi kami tetap minta untuk disertakan,” jelas Isnaini.

Bukan itu saja, lanjut Isnaini, penyelenggara juga harus melampirkan asuransi all risk. Dimana, asuransi ini akan digunakan jika sewaktu-waktu ada baleho yang roboh dan memakan korban, maka korban atau ahli warisnya berhak mengajukan klaim ganti rugi kepada pemilik reklame.

“Asuransi ini all risk, dan memang diwajibkan. Jadi, kalau ada warga yang menjadi korban dari reklame roboh, bisa mengajukan ganti rugi. Untuk mengetahui kemana mengajukan klaimnya, bisa mendatangi Dinas Tata Kota atau Dispenda Palembang. Jadi, nanti bisa diarahkan untuk pengajuan klaimnya,” jelas dia.

Kepala Seksi Reklame Dinas Tata Kota Palembang, Cory, mengatakan, setiap perizinan baleho harus memenuhi persyaratan keamanan terlebih dahulu. Bahkan pihaknya juga telah menurunkan petugas teknis untuk memantau baleho.

“Untuk syarat keamanan baleho itu sudah pasti mesti dilengkapi, namun memang kenyataan di lapangan banyak oknum yang tidak bertanggungjawab, terkadang mengabaikan peraturan yang telah ditetapkan. Untuk itu kami akan melakukan pengecekan kembali,” tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang, Junaidi, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sekitar 20 personel petugas untuk dapat segera mengatasi hal tersebut. “Petugas dilengkapi dua mobil crane dan dua mobil dump truck, sehingga dipastikan hal ini tidak berlangsung lama,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel Muhammad Irdam menjelaskan, kondisi cuaca yang terjadi tersebut, hujan disertai angin kencang yang luar biasa.

“Kekuatan angin kencang ini mencapai 22-25 knot, sehingga wajar dapat merobohkan baleho, dan sejumlah pohon. Bahkan angin dengan kecepatan ini juga dapat merobohkan rumah yang terbuat dari papan. Kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan kondisi hujan yang disertai angin kencang,” tutupnya. (cr10)

Palembang Post, Sabtu, 29 Maret 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: