Perbaikan Ampera Rp 12 M


Perbaikan Ampera Rp 12 M
Perbaikan Jembatan Ampera untuk pemeliharaan rutin dari jembatan yang dilakukan setiap tahun. Pemeliharaan ini menelan dana Rp 12 miliar.

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

PALEMBANG — Kondisi Jembatan Ampera yang sudah dimakan usia membutuhkan perbaikan di beberapa titik. Tidak tanggung-tanggung dana yang harus dikucurkan untuk perbaikan ini mencapai Rp 12 miliar.

“Rp 12 miliar yang dikeluarkan untuk pemeliharaan rutin Ampera. Yang paling dominasi itu pengecatan, karena karena ekarang catnya sudah kusam,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional Metrpolitan Palembang, Ahmad Taruna Jaya.

Selain itu, kondisi Jembatan Ampera juga mengalami pengelupasan pondasi aspal, kemudian harus ada perbaikan beton dengan sistem injeksi coran yang memakai semen khusus.

“Untuk kontruksi memang dirancang sampai 100 tahun. Sehingga, sekarang memang masih aman untuk dilintasi kendaraan. Tetapi kita tidak dapat memprediksi, karena bangunan sifatnya tidak menentu, apalagi sudah pernah terbakar, jadi harus terus dipelihara,” tuturnya.

Taruna menambahkan, tidak hanya Jembatan Ampera saja yang sudah menjadi target pihaknya. Namun ada empat jembatan penghubung Palembang lainnya yang perlu diperbaiki.

“Dari hasil pantauan kami selain Ampera empat jembatan lainnya yakni, Jembatan Musi II, Jembatan Keramasan, Jembatan Ogan (rangka lama), Jembatan Ogan (rangka baru),” ujarnya.

Kondisi keempatnya juga sama seperti Ampera yang perlunya memperbaiki jalan jembatan akibat retak-retak. Terlebih untuk Jembatan Ogan yang mnggunakan rangka lama. “Tiangnya sudah terlihat koralnya dan perlu ditutup kembali atau dilakukan renovasi,” tuturnya.

Sambung Taruna, selain karena usia juga makin padatnya kendaran yang melintas juga mempengaruhi kondisi jembatan.

Sementara itu dana yang diperlukan untuk memperbaiki keempat jembatan, yakni untuk Jembatan Ogan (rangka lama dan rangka baru) serta Jembatan Keramasan Rp 3,5 miliar dan Jembatan Musi II Rp 3,5 miliar. “Jadi total seluruhnya di tambah dengan perbaikan Jembatan Ampera mencapai Rp 19 miliar,” cetusnya.

Taruna menegaskan, kondisi ini makin memperkuat pentingnya pembangunan jembatan duplikasi Musi II. Bahkan, September untuk fisik jembatan diprediksi selesai. Namun, pengerjaan terkendala oleh pasang Sungai Musi sehingga menghambat pengerjaan.

“Sekarang progress sudah 70 persen. Memang pekerjaan agak terhambat karena beberapa waktu lalu Sungai Musi pasang tinggi. Tapi, sekarang sudah mulai surut. Target kami September duplikasi Musi II selesai, meski kontraknya berakhir Oktober,” katanya.

Taruna menerangkan, belum seluruhnya kontruksi terpasang, namun pengadaan seperti material dan rangka baja sudah siap 100 persen. Mengingat posisi air sungai naik 50 senti meter hingga satu meter beberapa bulan lalu yang membuat sulit untuk memasang coran.

“Makanya kita terus mempercepat pembangunan duplikasi Musi II, kemudian pembangunan Musi IV, Musi III, dan Musi VI serta jembatan-jembatan lainnya, juga harus cepat. Sehingga beban jembatan lama seperti Ampera bisa berkurang,” tandasnya. (ika/nik)

Palembang Pos, Selasa, 25 Maret 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: