300 Titik Jalan Nasional Rusak


Disebabkan Genangan Air-Overload Tonase

300 Titik Jalan Nasional RusakRusak: Salah satu titik kerusakan jalan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) yang belum diperbaiki. Tampak dua truk parkir di badan jalan. Potongan kayu dan ranting poohon kering teronggok di tengah jalan. Debu mengganggu pengguna jalan yang melintas di sana.

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

PALEMBANG — Hujan yang mengguyur Palembang awal tahun ini membuat jalan nasional dalam kota rusak. Banyaknya jalan yang rusak ini diungkapkan Kepala Satuan Non-Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jalan dan Jembatan Metropolitan Palembang, Ir H Junaidi MT, kemain.

“Total ada ribuan titik jalan yang rusak dan telah diperbaiki dalam satu bulan terakhir. Yang rusak berat tinggal sekitar 300 titik,” ungkapnya. Kerusakan yang terjadi mulai dari jalan berlubang hingga aspalnya mengelupas.

Menurut Junaidi, upaya perbaikan 300 titik jalan yang rusak itu akan segera dakukan. Saat ini sudah proses tender untuk menentukan kontraktor yang akan mengerjakan perbaikan jalan tersebut. “Minggu depan sudah didapatkan pemenangnya,” cetusnya. Dari total panjang jalan nasional di wilayah Palembang 1.400 km, panjang yang rusak sekitar 20 km. “Artinya, hanya sekitar satu persen jalan yang mengalami kerusakan,” tutur Junaidi.

Kerusakan karena faktor cuaca ini diperparah dengan muatan kendaraan yang overload. Kapasitas jalan nasional dalam Kota Palembang hanya 10 ton. Nah, kendaraan besar yang melintas ada yang mencapai 40 ton. Kenyataan itu memperpendek usia jalan dan mempercepat terjadinya kerusakan.

“Jalan aspal yang baru dibangun terendam tiga hari tiga malam. Setelah itu, langsung mengelupas aspalnya,” bebernya. Karenanya, penting untuk mengimbangi pembangunan jalan dengan kondisi drainase yang baik. “Ke depan, pembangunan jalan tidak hanya membangun dan memperbaiki, tapi juga harus menyediakan resapan air,” ulas Junaidi.

Ada dua perbaikan yang akan dilakukan pihaknya. Perbaikan minor berupa penambalan (penutupan titik jalan yang rusak). Sedangkan untuk titik jalan yang rusak parah, harus direkontruksi (dibongkar dan dibangun, baru setelah itu dikeruk aspalnya. “Kami alokasikan Rp 40 miliar untuk dana pemelharaan jalan, yang tidak rusak,” katanya. Kepala Dinas PU Bina Marga dan PSDA Palembang, Dharma Budi mengatakan, anggaran perbaikan jalan tahun ini memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, yakni sekitar Rp 35 miliar. “Anggaran meningkat, namun jumlah pengerjaan berkurang 50 paket. Kalau 2013 ada 200 paket, tahun ini hanya 150 paket,” katanya. (yun/ce4)

Jalan Nasional Rusak Di Wilayah Palembang
• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Panjang jalan nasional di Palembang 1,400 km.

Kerusakan ada 300 titik.

panjang jalan rusak 20 km.

Paling parah

Jl Srijaya.
Batas Palembang–Inderalaya.
Jl Residen A Rozak.
Jl Lingkar Selatan.
Jl Alamsyah Ratu Prawiranegara.

Penyebab rusak
Terendam air.
Tonase kendaraan di atas 10 ton.

Biaya perawatan
Dianggarkan Rp 40 miliar.

Sumatera Ekspres, Kamis, 13 Maret 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: