Pupuk Tujuan Muara Enim, Bongkar di Palembang


Pupuk Tujuan Muara Enim, Bongkar di Palembang
Amankan: Tujuh truk fuso dan tiga truk PS bermuatan pupuk, kemarin (27/2) diamankan di Mapolda Sumsel. Pasalnya pupuk dari Jatim tujuan PTPN VII Muara Enim itu, bongkar muat di pinggir jalan dekat Terminal AAL, Palembang

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

PALEMBANG — Dianggap mencurigakan, aparat Subdit I/Indaksi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel pimpinan AKBP Suhasto, Kamis (27/2) mengamankan truk-truk fuso dan truk PS yang bongkar muat pupuk di pinggir jalan dekat Terminal AAL Palembang. Muatan pupuk itu jenis NPK, merek Pupindo (Pupuk Indonesia) produksi PT Dupan Anugerah Lestari, Saraswanti Group, Mojokerto, Jawa Timur, khusus untuk PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII (persero).

“Setelah kami cek ternyata surat jalannya dari Jawa Timur dengan tujuan Muara Enim,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Eddy Purwanto, didampingi Kasubdit I/Indaksi AKBP Suhasto, kemarin sore. Kecurigaannya, mengapa harus bongkar muat di Palembang, bukan di daerah Ogan Ilir.

“Kalau bongkar muat di Palembang terus nanti diantar lagi ke Muara Enim butuh waktu banyak,” jelas Eddy. Untuk dugaan ilegal atau tidaknaya pupuk tersebut, Eddy mengatakan, saat ini masih proses penyelidikan pihaknya. “Masih kam lidik dulu. Saat ini 10 truk kami amankan di Mapolda Sumsel dengant total muatan pupuk sekitar 200-an ton. Tujuan pupuk-pupuk ini ke PTPN VII Muara Enim,” pungkas Eddy.

Sementara Basir, ekspedisi dari PT Trans World Freight mengatakan dirinya ditawarkan untuk ambil muatan di Palembang. Lalu dari Palembang akan diantar ke PTPN VII Muara Enim. “Saya hanya dtawarkan untuk ambil muatan pupuk di Palembang, lalu diantar ke Muara Enim. Saya juga tidak tahu Muara Enim itu dimana, karena baru sekali mengantar ke sini (Sumsel, red). Rencananyapupuk-pupuk ini akan disebar ke seluruh PTPN di Sumsel dengan total pupuk 1.000 ton,” akunya.

Sementara salah satu sopir truk fuso, Supriandi (48) warga Lampung, mengatakan tujuan mereka memang ke Muara Enim, Sumsel. Namun mereka disuruh bungkar muatan pupuk di dekat Terminal AAL. Sementara truk PS standby di Km 14, sebelum ambil muatan pupuk. “Kami berangkat dari Mojokerto, Rabu (19/2), tiba di Palembang tadi malam (kemarin). Sampai di Palembang pak Basir ini yang menerma bongkaran pupuk kami. Kami dapat uang jalan senilai Rp 10 juta. Untuk muatan satu fuso itu bsa empat kali truk kecil,” aku Supriandi.

Informasi di lapangan, pukul 15.00 WIB sepuluh truk tiba di Mapolda Sumsel, banyak jalan di Mapolda rusak akibat dilewati truk-truk tersebut. Truk-truk tersebut yakni truk colt diesel warna kuning bernopol BG 8447 MO, BG 8356 UB, dan BG 8706 UV. Sedangkan truk fuso warna hijau dengan muatan 40 ton dan 37 ton dari Mojokerto sebanyak tujuh truk yakni bernopol B 9160 BYU, BE 9854 BR, BE 9924 CE, BE 9691 CG, BE 9066 CG, BE 9504 CM dan B 9432 UYW (warna putih) sudah tidak bermuatan pupuk. (cj1/air/ce1)

Sumatera Ekspres, Jumat, 28 Februari 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: