Curanmor Pakai Motor Dinas


Curanmor Pakai Motor Dinas
Pelat Merah: Sepeda motor Honda GL Max warna hitam pelat merah BG 4548 PZ yang dikendarai tersangka Deni dan Y (DPO), saat mengincar sepeda motor yang hendak dicuri. Tampak tersangka Deni (tengah), diamankan bersama motor dinas GL Max tersebut dan motor Yamaha Mio Soul warna hijau hasil curian.

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

PALEMBANG — Penyalahgunaan kendaraan dinas dipakai bukan oleh orang yang berhak, berujung pada tindak kriminal. Sepeda motor Honda GL Max warna hitam pelat merah BG 4548 PZ, dipergunakan untuk melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kini sepeda motor dinas itu berikut satu dari dua orang pelaku curanmornya sudah diamankan di Mapolresta Palembang, berikut sepeda motor hasil curiannya.

Tersangka yang ditangkap aparat Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang, Senin (3/2) sekitar pukul 19.00 WIB, yakni Deni Kusuma (29), warga Desa Bukit, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin. Sementara pelaku berinisial Y, masih buron. “Diakui tersangka Deni sepeda motor pelat merah itu milik adik ipar Y (DPO), yang bekerja di Dinas Sosial,” kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Djoko Julianto SIk MH, melalui Kanit Ranmor Iptu Dhafid Shiddiq SH, kemarin.

Dijelaskan Dafid, berawal terjadi tindak curamnor di depan tempat fotocopy di Perumahan OPI Jakabaring, Senin (3/2) sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang mahasiswa bernama Helen (20), kehilangan sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hijau bernopol BG 6048 ZD. Belakangan diketahui, pelakunya Y (DPO) dan Deni, yang datang mengendarai motor Honda GL Max warna hitam bernopol BG 4548 PZ. “Pelaku Y bertindak sebagai eksekutor, menggunakan kunci T,” jelasnya.

Ternyata, di tempat yang sepi, pelaku menukar pelat nopol motor hasil curiannya itu. Dari BG 6048 ZD menjadi nopol BG 5504 DX. Tersangka Deni mengendarai motor Mio Soul hasil curian, sedangkan Y mengendarai motor dinas GL Max pelat merah. Apes, tersangka Deni tertinggal oleh Y. Deni yang tidak tahu jalan akhirnya tersesat, berputar-putar saja di sekitar lokasi kejadian. Hingga akhirnya, dia tertangkap aparat Unit Ranmor Polresta Palembang.

“Kami yang sedang patroli di lapangan berhasil membuntuti tersangka (Deni, red) yang sedang bertanya jalan. Kami amankan berikut motor Mio hasil curiannya. Setelah melakukan pengembangan, kami berhasil mengamankan sepeda motor GL Max pelat merah yang sebelumnya dikendarai kedua pelaku,” pungkas Dhafid, yang sebelumnya Kanit Reskrim Polsekta Sukarami.

Menurut Tersangka Deni, dia datang ke Palembang Minggu siang (2/2) setelah ditelepon Y, janjian bertemu. Ternyata Y, mengajak mencuri motor. Mereka pergi berkeliling mencari mangsa, meminjam sepeda motor dinas milik adik ipar Y. “Y janjikan akan beri imbalan, Kalau berhasil mencuri motor. Tapi saya tertinggal ketika beriringan dengan Y di jalan. Saya tidak tahu jalan, dan berputar-putar di sekitaran TKP itulah,” sesal Deni, yang mengaku jarang ke Palembang. (cj1/air/ce2)

Sumatera Ekspres, Rabu, 5 Februari 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: