Pelajar “Nyeker” ke Sekolah


Lakitan Siaga Banjir

Pelajar Nyeker ke Sekolah
Naik Perahu: Masih tingginya banjir membuat pelajar di daerah ini menggunakan perahu ke sekolah

MUSI RAWAS — Dinas Pendidikan (Disdik) Mura memberikan kebijakan terhadap pelajar. Mereka boleh berangkat ke sekolah tanpa bersepatu atau “nyeker” bila akses jalan becek ataupun terendam banjir. Kebijakan ini dilakukan terhadap daerah yang menjadi langganan banjir, mengingat sepekan terakhir curah hujan tinggi.

Sekretaris Disdik Mura, Sukamto mengatakan, untuk Mura ada dua sekolah yang menjadi langganan banjir. Yakni di Kecamatan Kelingi dan Muara Lakitan. “Bila banjir merendam fasilitas sekolah, otomatis aktivitas belajar mengajar dipindahkan ke lokasi terdekat atau di kantor kecamatan dan desa,” ujarnya.

Camat Muara Lakitan, Adi Winata, menjelaskan, sejumlah desa di wilayahnya saat ini masuk dalam siaga banjir. Debit Sungai Musi yang melintas di tiga desa di wilayahnya, yakni Semete, Lubuk Pandan, dan Pendingan, mengalami peningkatan. “Daerah kita sudah waspada banjir, debit Sungai Musi mulai naik dan mengancam warga tiga desa yang tinggal di pinggiran sungai,” ujarnya. (wek/ce6)

Sumatera Ekspres, Jumat, 17 Januari 2014

Advertisements

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: