Anak-Anak Bisa Migrain


Anak-Anak Bisa Migrain Ternyata bukan orang dewasa saja yang sering mengalami migrain. Anak-anak pun ternyata sering mengalaminya. Loh kok bisa?

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Suatu penelitian pada anak-anak mengenai sakit kepala migrain, yang diterbitkan dalam Jurnal Cephalagia dan melibatkan 1.856 anak-anak dari usia 5 sampai 11 tahun, menemukan bahwa anak-anak dengan sakit kepala migrain berisiko lebih tinggi memiliki gangguan perilaku.

Temuan ini sama dengan hasil dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa anak-anak sering mengalami migrain memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, dan hipraktif.

Masalah perilaku ini bisa menjadi pemicu serangan migrain pada anak-anak “Hubungan antara masalah depresi, hiperaktif yang menyebabkan migrain sulit dihilangkan karena semua kondisi ini sering terjadi pada anak-anak,” kata Direktur Asosiasi Penelitian Neurologi dan Profesor Pediatri di Rumah Sakit Anak Cincinnati Ohio, Andrew D Hershey MD PhD.

Hal yang penting untuk disadari adalah bahwa anak-anak memang sering mengalami migrain. Bahkan, migrain adalah salah satu dari lima ganguan masa kanak-kanak yang jauh lebih umum daripada asma pada anak.

Migrain merupakan salah satu sakit kepala yang ering dialami orang dari segala usia. Sebelum usia 7 tahun, ternyata anak laki-laki lebih sering mengalami migrain. Namun setelah pubertas, migrain lebih sering terjadi pada anak perempuan. “Penyebab migrain pada anak-anak mungkin 60-70 persen karena faktor genetik, dan 30-35 persen karena faktor lingkungan, sehingga Anda mungkin tidak dapat mencegah migrain,” kata Hershey.

Meskipun pemicu migrain sulit untuk diidentifikasi dan mungkin berbeda setiap anak, tapi ada beberapa langkah dasar yang dapat Anda ambil dan juga dapat membantu mencegah masalah perilaku yang berhubungan dengan migrain. (cj3/jpnn/ce4)

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •

Pencegahan migrain:

Memastikan anak minum cukup cairan, karena dehidrasi adalah pemicu umum migrain

Hidarkan kafein dari anak. Kafein dalam soda atau minuman energi mungkin menjadi salah satu pemicunya

Pastikan anak makan teratur dan mengonsumsi makanan sehat

Olahraga yang cukup, karea dengan olahraga dapat mengurangi stres, yang bisa menjadi pemicu migrain

Pastikan anak cukup tidur. Kebanyakan anak-anak membutuhkan sembilan jam atau lebih untuk beristirahat

Bantulah anak untuk menghindari stres, depresi, dan cemas sehingga membantu mengurangi migrain pada anak

Sumatera Ekspres, Senin, 13 Januari 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: