Pelaku Curanmor Pakai Motor Curian


Kepergok, Kena Hajar

Pelaku Curanmor Pakai Motor Curian
Babak Belur: Pelaku curanmor bernama Joko, babak belur begitu tertangkap mencuri di halaman parkir Kanwil Kemenag Sumsel, Palembang, kemarin (6/1). Bersama dirinya, didapati kunci letter T dan motor hasil curian yang lainnya.

PALEMBANG — Spesialis pelaku curanmor asal Desa Gunung Batu, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur (OKUT), kena batunya saat beraksi di halaman parkir Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel, Jl Ade Irma Nasution, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, kemarin (6/1). Tersangka Joko (24), yang hendak mencuri motor Yamaha Yupiter Z bernopol BG 5873 UM, dipergoki pemiliknya, Najamudin SAg (45), PNS setempat.

“Aku ni habis ikut bazar di Kemenag. Pas aku nak balek, nyingok dio (tersangka Joko, red) naek motor aku. Motornyo maseh hidup, tapi dio ngengkol. Kupikir dio salah motor be, nah pas aku deketi dio maseh nak bawak motor aku. Aku teriakke, dio langsung lari be,” ungkap korban, warga Jl Ki Gede Ing Suro, Lr Serengam I, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang.

Kejadian sekitar pukul 14.30 WIB. Sementara korban memarkirkan motornya di sana sejak pukul 09.00 WIB.

Begitu diteriaki korban, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Provinsi Sumsel, bersama warga langsung mengepung dan menangkap tersangka Joko, serta dihadiahi bogem mentah. Dari tersangka didapati kunci letter T, serta sepeda motor Yamaha Mio warna merah terpasang nopol BG 5907 ZA yang dikendarai sebelumnya. “Waktu dikejar, ada juga temannya yang berpostur kecil, tapi berhasil kabur,” ungkap Kasat Pol-PP Provinsi Sumsel, Riki Junaidi, melalui stafnya, Ferdinand.

“Idak Pak, baru kali inilah aku nak nyubo maling motor. Aku jugo malengnyo dewekan,” aku tersangka Joko, yang hidungnya tampak mengucurkan darah. Jika berhasil, rencananya sepeda motor hasil curian akan dijual ke penadah yang sudah memesan di desanya, Gunung Batu. Jajaran Satuan Intelkam Polresta Palembang yang melintas di lokasi kejadian, kemudian mengamankan tersangka Joko dan barang buktinya ke Polresta Palembang.

Pengakuan tersangka Joko tak dipercaya begitu saja oleh polisi. Sebab, komplotan asalnya sudah sering melakukan curanmor. Ada yang tertangkap dan ada yang masih buron. Mereka lebih dulu berkumpul dan menginap di sebuah rumah kontrakan di daerah Jl Bungaran, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. Setelah mendapatkan hasil motor langsung dijual ke penadah di dusunnya. Tersangka Joko baru mengaku dua kali mencuri sepeda motor di Palembang.

Sebelumnya, juga mencuri motor Yamaha Mio di kawasan Palembang Square (PS) Mal, Palembang. “Aku jual dengan Yusuf di Gunung Batu, OKUT, sehargo Rp2 juta. Kalau kunci T, aku dapat dari Jafar, di dusun jugo. Dio (Jafar) itulah yang ngajari aku maleng motor,” aku tersangka Joko, yang sudah tiga hari berada di Palembang. Dia mengaku tinggal di rumah kerabatnya, di Jl Bungaran V, Kecamatan SU I, Palembang.

Belakangan terungkap, motor Yamaha Mio warna merah bernopol BG 5907 ZA yang dikendarai tersangka Joko, ternyata hasil curian. Nopol aslinya BG 3510 Q, milik Wati (45), warga Jl Naskah II, Kompleks Bukit Naskah, RT 42, Kecamatan Sukarami, Palembang, yang hilang dicuri diparkiran RS Bhayangkara Palembang, dua bulan lalu. “Motor mio itu aku parkir agak jauh pas di Kantor Kemenag tadi. Kalau berhasil, motor Yupiter Z nak kubawa ke dusun dulu. Baru kagek embek motor Mio itu,” tukas tersangka Joko. (rip/aja/air/ce4)

Sumatera Ekspres, Selasa, 8 Januari 2014

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: