Semua Feri Sudah Pindah


Pelabuhan 35 Ilir Setop Beruperasi

Semua Feri Sudah Pindah
Sepi: Suasana sepi menyelimuti Pelabuhan 35 Ilir yang setop beroperasi sejak seluruh kapal feri pindah ke pelabuhan penyeberangan TAA 12 Desember lalu

PALEMBANG — Seiring dengan broperasinya pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api (TAA), pelabuhan feri 35 Ilir setop beroperasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPTD Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Dishubkominfo Sumsel, Mangasi Sinaga.

Menurutnya, semua operator yang biasa beroperasi di Pelabuhan 35 Ilir sudah pindah semuanya per 12 Desembar lalu. Semua operator kapal feri tersebut telah mendapatkan izin dari pemerintah pusat. “Sekarang keberangkatan kapal feri dari TAA sudah empat kali sehari,” kata Mangasi, kemarin. Jadwal kebarangkatan feri yakni pukul 10.00 WIB, 12.00 WIB, 14.00 WIB, dan 16.00 WIB. Jadwal pemberangkatan dari TAA sama dengan pemberangkatan dari Tanjung Kalian, Muntok, Bangka. “Dapat ditambah jika permintaan meningkat. Saat ini, kapal yang beroperasi selalu penuh,” imbuhnya.

Kepala Dishubkominfo Sumsel, Musni Wijaya, membenarkan telah pindahnya semua kapal feri ke Pelabuhan TAA. Ke depan yang akan dipindahkan adalah operasional untuk kapal cepat (jetfoil). “Nanti kami akan bangun dermaga apung. Jika itu sudah selesai, maka jetfoil yang ada di Boom Baru akan dipindahkan ke sana,” katanya. Ada pula dermaga kapal masyarakat agar nanti warga perairan juga dapat turun di TAA menggunakan perahu.

Ke depan Dishubkominfo Sumsel juga akan melakukan penambahan fasilitas baru. Salah satunya, perluasan lapangan parkir hingga 15.498 meter persegi. “Parkir sekarang perlu diperluas sekitar 12.800 meter persegi lagi,” jelasnya. Akan dibangun juga pelataran terminal penumpang dan jalan keluar seluas 13.924 meter persegi. Ini proyek pembangunan tahun jamak.

Untuk sisi keamanan dan keselamatan pelayaran, ada pembangunan sarana bantu navigasi Klas I Palembang. “Organda juga akan mengadakan angkutan antar jemput dari TAA-Prabumulih, TAA-Kayuagung, TAA-Sekayu,” beber Musni.

Untuk pelabuhan laut TAA, sebenarnya pembangunannya berbarengan dengan pelabuhan penyeberangan. Namun, memang saat ini belum selesai dibangun. “Kami targetkan selesai akhir 2016 dan beroperasi 2017,” tuksnya. Setelah pelabuhan laut selesai, Pelabuhan Boom Baru yang kondisinya sudah tidak memungkinkan ada pengembangan lagi, juga akan dipndahkan ke TAA. (rip/ce4)

Sumater Ekspres, Senin, 16 Desember 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: