Bela Diri hingga Tahan Menangis


Bela Diri hingga Tahan Menangis PALEMBANG — Sebanyak 33 PNS dan tenaga honorer Pemprov Sumsel yang terjaring razia tim gabungan Sat Pol-PP dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), 3 Desember lalu dikumpulkan di auditorium Bina Praja, kemarin. Mereka diberi kesempatan untuk membela diri dan menyampaikan alasan hingga terjaring razia di sejumlah mall saat jam kerja.

Ada yang mengaku ada keperluan dan juga makan siang. Ada pula yang berusaha membela diri sembari menahan tangis. Pelaksana tugas (Plt) Sekda Sumsel, H Mukti Sulaiman SH mengatakan, dari semua PNS yang trjaring razia, ada yang hanya apes. Tapi ada juga yang memang suka keluyuran saat jam kerja.

“Kami di sini bukan ingin menghukum. Tapi ini merupakan kewajiban untuk membina para PNS dan tenaga honorer agar taat aturan,” jelasnya. Pembinaan penting agar PNS terhormat di mata masyarakat.

“Persoalan ini telah sampai ke gubernur dan terus akan ditindaklanjuti,” tegasnya. Mukti mengimbau kpada para PNS untuk makan siang di kantor atau di kantin yang banyak di sekitar Kantor Gubernur Sumsel.

“Kalaupun ke restoran, jangan sampai ke mall yang konotasinya belanja. toh masih bisa dilakukan pada weekend, Sabtu atau Minggu,” cetusnya. Ia menegaskan, jika ada yang terjaring untuk kedua kalinya, maka PNS tersebut akan dipanggil bersama istri atau suaminya. Bagi PNS yang belum berumah tangga, akan dipanggil bersama orang tuanya.

Terhadap 33 PNS dan tenaga honorer ini, ada sanksi yang akan diberikan. Mulai dari hukuman tingkat sedang seperti teguran lisan, dan tertulis hingga tidak menutup kemungkinan hukuman berat berupa penurnan pangkat, penundaan gaji berkala, bahkan pemecatan. “Untuk tenaga honorer, bisa diputus kontrak kerjanya. Kalau mereka tidak menunjukkan performa bagus, maka tidak akan dipekerjakan lagi,” beber Mukti. Kepala BKD Drs H Muzakir MM menambahkan, sudah menjadi komitmen PNS yang melalaikan tugas harus diberi tindakan tegas.

Kasat Pol-PP Sumsel, Riki Junaidi menyampaikan, raziaterpadu yang dilakukan bersama BKD Sumsel sesuai prosedur. “Kami berangkat dari Kantor Sat Pol-PP pukul 12.55 WIB. Itu berarti sudah habis jam makan siang karena pukul 13.00 WIB, para PNS harus sudah di kantor lagi,” pungkasnya. (cj6/ce4)

Sumatera Ekspres, Sabtu, 7 Desember 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: