Keliaran saat Jam Kerja


33 PNS Pemprov Terjaring Razia Gabungan

Keliaran saat Jam Kerja
Razia: Dua petugas Sat Pol-PP Sumsel mendapati seorang PNS pemprov yang sedang di pusat perbelanjaan dalam razia di kawasan Jl Kampus POM IX, kemarin (foto by: Sumeks)

PALEMBANG — Sekitar 90 orang yang tergabung tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel menggelar razia PNS. Mereka dibagi dalam tiga tim, masing-masing 30 personel.

Tiga titik yang dirazia, yakni Palembang Indah Mall (PIM), International Plaza (IP), Palembang Square (PS), dan PSX Mall. Menurut Kasat Pol-PP Sumsel, Riki Junaidi, yang dirazia adalah para PNS yang keliaran di mal atau pusat perbelanjaan saat jam kerja.

“Dari razia yang kami lakukan, ada 33 PNS yang terjaring. Mereka mengenakan seragam putih hitam, berkeliaran di beberapa pusat perbelanjaan dengan santainya. Padahal, masih jam kerja,” jelas Riki.

Katanya, tidak sedikit PNS yang terjaring mengelak mengakui statusnya sebagai PNS. “Namun, kami mempunyai prosedur yang jelas untuk melakukan razia ini. Kami minta mereka menunjukkan identitas, kartu pegawai sehingga tidak bisa mengelak lagi,” bebernya.

Dari 33 PNS tersebut, paling banyak terjaring di kawasan PS dan PSX mall. Totalnya ada 27 orang. “Di IP ada 5 orang dan PIM hanya 1 orang,” cetus Riki. PNS yang terjaring dalam razia didata. Mereka memang tidak memberikan hukuman langsung.

“Kami akan mengembalikan ke atasan masing-masing dan akan memberikan surat supaya atasannya atau instansi terkait yang menegur secara langsung,” jelasnya. Yang memberikan surat kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait nantinya Sekda Sumsel.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Sat Pol-PP Sumsel, Leni Milana AP SIp MSi, sekaligus ketua tim I menambahkan, personel yang merazia memang disebar ke empat mal dan pusat perbelanjaan. “Bagi PNS pemprov yang terjaring razia, mereka akan diberikan sanksi ringan berupa teguran,” ungkapnya di sela-sela razia di kawasan PS dan PSX mall.

Razia tersebut merupakan agenda rutin tahunan. Pelaksanaannya satu bulan sekali, namun waktunya tidak ditentukan. “Razia dilakukan dalam rangka penegakan disiplin supaya para PNS menaati aturan dan lebih memahami lagi jam kerja yang tertuang dalam PP Nomor 53 Tahun 2010,” bebernya. Tim terpadu melakukan razia mulai pukul 13.00-16.00 WIB. PNS yang terjaring razia memang tidak dibawa ke kantor Sat Pol-PP. Namun, tim terpadu langsung memberikan teguran ringan di tempat dan mewajibkan PNS tersebut mengisi BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang dijadikan sebagai bukti untuk pemberian sanksi.

Salah satu PNS pemprov, Ha, kedapatan sedang belanja di PSX mall. Dia tampak gugup dan sempat mengelak berstatus PNS saat dirazia tim terpadu. “Di kantor sedang tidak ada orang, jadi saya sudah tidak punya kesibukan lagi, dan tidak ada yang harus dikerjakan lagi,” elak PNS bergolongan III D itu sembari mengaku menemani anak temannya yang ingin membeli sesuatu di mal di kawasan Kampus POM IX itu. Setelah mengisi BAP, Ha tampak tidak mau menandatanganinya dan langsung bergegas pergi.

Puluhan PNS lainnya tampak gugup dan takut terjaring razia di kompleks pertokoan PS dan PSX mall. Beberapa diantara mereka ada yang pura-pura tidak mendengar saat dipanggil. Namun setelah dikejar petugas, akhirnya tak bisa mengelak lagi. (cj6/ce4)

Sumatera Ekspres, Rabu, 4 Desember 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: