Jakabaring Makin Macet


Jakabaring Makin Macet
Butuh Kesabaran: Imbas pembangunan flyover makin terasa. Macet di ruas jalan Jakabaring makin parah

PALEMBANG — Dampak proyek pembangunan flyover simpang Jakabaring mulai terasa sekarang. Ruas Jl GHA Bastari, yang selama ini tidak pernah mengalami kemacetan, kini mulai membuat gerah pengguna jalan.

Kemacetan mulai pagi, siang bahkan jelang malam sekalipun.

Sebenarnya, kemacetan sudah terjadi sejak dari pangkal Jembatan Ampera, Jl HM Ryacudu menuju simpang Jakabaring. Kendaraan bermotor yang akan ke Plaju, Jakabaring ataupun Kertapati harus merayap perlahan karena ada penyempitan ruas jalan yang dapat digunakan.

Nah, kemacetan di Jakabaring karena seluruh kendaraan yang akan menuju ke Ampera maupun ke arah Kertapati harus berbelok terlebih dahulu ke Jl GHA Bastari. Parahnya, banyak pengendara motor yang seenaknya berbelok dengan naik ke median jalan yang agak rendah.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabarudin Ginting SIk MSi, melalui Kasat Lantas Kompol Arief Fitrianto SH SIk, kembali mengimbau masyarakat lebih sabar dan tertib berlalu lintas agar kemacetan tidak makin parah.

“Pelanggaran yang dilakukan menyebabkan kemacetan semakin parah. Umpamanya, jika memakan median jalan (di depan Mapolresta), tentu kendaraan yang menuju Jakabaring dan Ampera akan berjalan pelan dan tersendat,” bebernya. Tindakan berputar tidak pada u turn juga akan membahayakan diri sendiri serta pengguna jalan lain.

Mengantisipasi macet dan untuk menindak para pelanggar lalu lintas, pihaknya telah menempatkan personel Satlantas Polresta Palembang di sepanjang Jl GHA Bastari, mulai dari perputaran depan Kejari Palembang hingga kawasan 7 Ulu, persis pada titik penyempitan jalur menuju Jembatan Ampera.

Keberadaan petugas dioptimalkan mengurai kemacetan pada jam-jam sibuk, yakni pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 15.00-18.00 WIB. “Sistem buka tutup jalur juga dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan yang mengakibatan kemacetan,” imbuh Arief.

Kata Arief, pihaknya akan mengoordinasikan persoalan ini kepada pihak terkait (Dishub Palembang) untuk mengupayakan setidaknya pelebaran jalan sehingga kemacetan dapat sedikit terurai. Jika upaya ini mandek, akan dicari celah bersama Dishub dan kontrator proyek flyover untuk mengurai titik macet yang ada. “Buka tutup jalur, dari Kertapati menuju Ampera dan dari Jakabaring menuju Ampera menjadi salah satu opsi kami,” tukasnya. (aja/ce4)

Sumatera Ekspres, Jumat, 8 November 2013

http://plgindah.wordpress.com/2013/11/08/jakabaring-makin-macet/

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

2 Responses to Jakabaring Makin Macet

  1. wah, saya pernah tu ke Jakabaring…
    tempatnya luas banget, apalagi waktu lihat danau yang katanya itu danau buatan ya?

  2. oh… Mas Tri pernah berkunjung ke Palembang toh? iya betul, Mas. namanya Danau OPI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: