Normalisasi Hampir 80 Persen


Normalisasi Hampir 80 Persen
Dikerjakan: Tampak tiga pekerja mengerjakan proyek normalisasi Sungai Bendung.

PALEMBANG — Sumsel khusunya Palembang tampaknya mulai mengalami musim penghujan. Bahaya banjir pun mengintai warga, khususnya yang tinggal di titik-titik rawan.

Mengantisipasi dampak lebih besar, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSS) VIII mempercepat penyelesaian normalisasi Sungai Bendung, Salah satu sungai pemanpung air pasang di Metropolis.

“Saat ini, kami sedang mengerjakan normalisasi Sungai Bendung agar permukaan air tidak terlalu tinggi saat hujan semakin sering turun nantinya,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBWSS, Eko Purwanto, kemarin.

Menurutnya, pengerjaan normalisasi Sungai Bendung ini sudah dilakukan sejak akhir 2012 lalu. Panjang yang dinormalisasi sekitar 4,5 kilometer. “Proses pengerjaan sekarang sudah hampir 80 persen,” bebernya.

Sebelum normalisasi, pihaknya terlebih dahulu mengeruk dasar sungai. Lalu, memperbaiki palung sungai yang rusak agar dinding penahan tidak rapuh dan terjadi longsor. “Selain pengerjaan dua program tersebut, juga ada pembangunan jalan inspeksi,” jelasnya.

Dikatakan Eko, pembuatan jalan inspeksi sudah mulai dikerjakan awal 2013. Dananyadari bantuan Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Proyek jalan sepanjang 4,5 kilometer itu dikerjakan hingga akhir 2014 nanti. “Dana sekitar Rp 40 miliar, bantuan Jepang. BBWSS sebagai eksekutornya,” imbuhnya.

Pengerjaan jalan di bantaran sungai diakui Eko tidak sesuai dengan perenjanaan, terutama lebar jalan. Mengingat, Pemkot Palembang belum menyelesaikan proses pembebasan lahan. “Dalam perencanaan, lebar jalan yang dibuat 6 meter. Tapi di lapangan hanya bisa 4 meter karena lahan belum dibebaskan,” akunya.

Bahkan, beberapa lokasi sama sekali belum dikerjakan. Misalnya, 800 meter di kawasan Talang Aman. Di sana banyak sekali bangunan kumuh. BBWSS tidak bisa membongkar bangunan tersebut karena kewenangan Pemkot Palembang. Otomatis pengrjaan jalan inspeksi dilakukan loncat-loncat.

“Prinsipnya, pengerjaan dilakukan hanya terhadap lahan yang sudah dibebaskan,” tukas Eko. Setelah normalisasi Sungai Bendung, pihaknya akan melanjutkan anak sungai lainnya, catatan lahan sudah dibebaskan. (yun/ce4)

Sumatera Ekspres, Kamis, 7 November 2013

About Iwan Lemabang
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: